
Cara mengetahui pasangan berbohong berdasarkan psikologi.
JawaPos.com – Kecurigaan bahwa pasangan berbohong bisa menjadi sumber stres dan konflik dalam hubungan. Untungnya, psikologi menawarkan beberapa tanda dan teknik yang dapat membantu Anda mengenali kebohongan.
Namun, penting untuk diingat bahwa tidak ada metode yang 100 persen akurat, dan kombinasi dari beberapa tanda perlu diperhatikan sebelum menarik kesimpulan. Berikut adalah beberapa cara untuk mengetahui pasangan berbohong berdasarkan psikologi.
1. Perubahan dalam bahasa tubuh
Berbohong seringkali membuat orang merasa tidak nyaman sehingga mereka cenderung menghindari kontak mata. Namun, beberapa orang mungkin justru terlalu banyak melakukan kontak mata untuk meyakinkan Anda.
Gerakan tangan yang berlebihan atau tangan yang tiba-tiba menjadi kaku atau berhenti bergerak bisa menjadi tanda kebohongan. Menyilangkan lengan atau kaki bisa menjadi tanda seseorang merasa defensif atau tidak nyaman.
2. Perubahan dalam pola bicara
Pola bicara seseorang seringkali berubah ketika mereka berbohong. Jika pasangan Anda sering menunda sebelum menjawab, itu bisa menjadi tanda bahwa mereka sedang memikirkan jawaban yang tepat atau berbohong. Perubahan kecepatan bicara juga bisa menunjukkan kebohongan. Kebohongan seringkali disertai dengan penggunaan kata-kata yang berbeda atau cerita yang tidak konsisten dari waktu ke waktu.
3. Detail yang berlebihan atau kurang
Ketika seseorang berbohong, mereka mungkin memberikan terlalu banyak detail untuk membuat ceritanya terdengar lebih meyakinkan atau sebaliknya, memberikan detail yang sangat sedikit.
4. Ekspresi wajah yang tidak sesuai
Ekspresi wajah yang tidak sesuai dengan apa yang dikatakan bisa menjadi tanda kebohongan. Ekspresi wajah singkat yang muncul sepersekian detik bisa menunjukkan perasaan sebenarnya seseorang. Senyum yang tidak mencapai mata atau terlihat dipaksakan bisa menjadi tanda seseorang tidak jujur.
5. Respons emosional yang tidak wajar
Respons emosional yang tidak sesuai atau berlebihan bisa mengindikasikan kebohongan. Respons emosional yang tidak wajar seperti tertawa atau marah tiba-tiba bisa menjadi tanda seseorang berbohong. Kurangnya respon emosional yang seharusnya muncul dalam situasi tertentu juga bisa menunjukkan kebohongan.
6. Inkonsistensi dalam cerita
Jika cerita yang disampaikan pasangan Anda berubah-ubah atau ada bagian yang tidak konsisten, itu bisa menjadi tanda mereka berbohong. Perhatikan jika pasangan Anda mengubah detail cerita setiap kali ditanyakan. Ketidakmampuan mengingat detail atau kebingungan saat menceritakan kembali bisa menunjukkan kebohongan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
