
Ilustrasi orang yang sering mem-posting hubungan romantisnya di media sosial./ Sumber foto: freepik/lookstudio
JawaPos.com - Para pengguna media sosial sering kali membagikan momen-momen penting dalam kehidupan mereka, termasuk hubungan romantis.
Namun, bagi beberapa individu, aktivitas ini bisa menjadi lebih dari sekadar cara untuk berbagi kebahagiaan dengan orang yang dicintainya.
Orang yang sering mem-posting tentang hubungan romantis mereka memiliki ciri-ciri tertentu yang dapat memberikan wawasan tentang alasan di balik perilaku mereka.
Dilansir dari Michelle Jacoby pada Kamis (16/5), inilah 8 ciri orang yang sering mem-posting hubungan romantisnya di media sosial.
1. Ragu-ragu tentang perasaan pasangan terhadapnya
Orang yang merasa kurang yakin atau ragu-ragu tentang perasaan pasangannya terhadapnya cenderung lebih sering membagikan hal-hal tentang hubungan mereka di media sosial.
Ini dilakukan untuk mencari perhatian atau validasi dari orang lain. Dengan mendapatkan like, komentar, atau pujian dari teman-teman, mereka merasa lebih yakin bahwa pasangannya benar-benar peduli. Validasi eksternal ini memberikan rasa percaya diri dan keamanan dalam hubungan mereka.
2. Keterikatan dan kecemasan
Orang yang memiliki keterikatan dan kecemasan cenderung merasa tidak aman dan khawatir, jika pasangannya tidak cukup mencintai mereka.
Untuk mengatasi perasaan cemas ini, mereka sering memposting tentang hubungan mereka di media sosial. Dengan melihat respon positif seperti "like" dan komentar dari teman-teman, mereka merasa lebih yakin dan tenang.
Ia berharap mendapatkan dukungan dan kepastian dari orang lain bahwa hubungannya kuat dan pasangannya memiliki rasa cinta yang besar terhadapnya.
3. Harga dirinya tergantung pada hubungan romantis
Penelitian dari Albright College mengungkapkan bahwa orang yang harga dirinya tergantung pada hubungan mereka cenderung lebih aktif di media sosial, terutama dalam memposting tentang hubungan mereka.
Artinya, jika hubungan mereka terlihat baik dan bahagia, mereka merasa lebih berharga dan percaya diri. Namun, jika hubungan mereka tidak berjalan baik atau terganggu, mereka bisa merasa rendah diri atau kurang berharga.
Dengan begitu, mereka ceenderung membanggakan hubungan mereka. Ini berarti bahwa mereka merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri jika orang lain melihat hubungan mereka sebagai hubungan yang baik dan bahagia.
4. Memiliki sifat neurotisisme
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
