Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 April 2024 | 15.00 WIB

5 Tips Menikmati Waktu Sendiri bagi Seorang Introvert di Tempat Umum, Cobalah Sedikit Terbuka

ILUSTRASI: Menikmati waktu sendirian di tempat umum. - Image

ILUSTRASI: Menikmati waktu sendirian di tempat umum.

JawaPos.com - Orang-orang introvert terkadang mudah merasa lebih terisolasi. Isolasi semacam ini tidak hanya menyedihkan, tapi juga berdampak buruk bagi kesehatan.

Itulah sebabnya para introvert memang membutuhkan waktu bersama orang lain, meskipun mungkin tidak sebanyak yang mereka butuhkan dari para ekstrovert!

Pergi ke tempat umum sendirian bisa menjadi cara yang membahagiakan bagi seorang introvert. Ini tidak melelahkan. Ini memenuhi kebutuhan untuk menyendiri. Hal ini membuat Anda tetap akan bisa dekat dengan orang lain yang Anda temui.

Dan penelitian menunjukkan bahwa kedekatan dengan orang lain tanpa banyak interaksi sosial dapat meningkatkan kesehatan. Pergi ke tempat umum sendirian juga memberi kendali besar atas seberapa banyak harus bersosialisasi.

Tentu saja, gagasan untuk pergi keluar sendirian juga bisa menjadi sesuatu yang menakutkan, tetapi hal ini tidak seharusnya terjadi. Berikut lima hal yang dapat dilakukan untuk menikmati waktu sendiri di umum dan memanfaatkannya semaksimal mungkin, seperti yang dikutip dari introvertdear.com, Senin (15/4).

1. Terbuka untuk berbicara dengan orang asing

Meski orang-orang introvert tidak terlalu suka jika orang asing memulai percakapan panjang denganya. Namun, mulai sekarang cobalah untuk sedikit terbuka jika Anda sengaja keluar sendiri.

Jika tidak memiliki seseorang yang ingin segera ditemui, Anda tidak melakukan percakapan pribadi yang mengundang perhatian orang lain, dan Anda dengan sengaja mencoba untuk mendapatkan sedikit paparan sosial - bukan?

Jadi, jika seseorang mencondongkan tubuh dan memulai obrolan, teruskan untuk sementara waktu. Kemungkinan besar, percakapan tersebut tidak akan berlangsung lebih dari beberapa menit.

2. Ketahui cara berhenti berbicara dengan orang asing

Terlepas dari poin sebelumnya, ada baiknya untuk mempraktikkan strategi untuk berhenti mengobrol. Sebab, Anda tidak akan memiliki orang lain di sana untuk menyelamatkan Anda. Ingatlah bahwa Anda mempunyai hak untuk menghentikan pembicaraan dan hal itu tidaklah kasar.

Secara umum, berikut cara menghentikan percakapan:

•Hindari sinyal atau isyarat halus: Tipe orang yang berbicara terlalu lama tidak akan memperhatikan isyarat sosial - atau mereka akan mengabaikannya.
•Bersikaplah sopan, tetapi tegas: coba katakan, “Yah, ini menyenangkan, tapi aku akan kembali ke buku/makananku.”
•Jangan menanggapi interupsi: terkadang seseorang mengakhiri percakapan dan mulai berbicara lagi semenit kemudian. Namun ketika mereka mulai berbicara lagi dan mengganggu aktivitas membaca/ podcasting/berkirim pesan/apa pun, jangan langsung merespons.

Anda bahkan dapat mulai mengarahkan tubuh Anda ke arah mereka sehingga mereka tahu Anda mendengarnya, tetapi perhatikan apa yang Anda lakukan selama 10 detik lebih lama.

Kemudian Anda dapat melihat ke atas dan berkata, dengan setengah teralihkan, "Apa itu tadi?" Ini adalah satu-satunya sinyal halus yang menurut saya ditanggapi oleh beberapa orang.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore