Alas kaki outdoor. (Nurul Adriyana/Jawapos.com)
JawaPos.com – Alas kaki untuk kegiatan outdoor seperti naik gunung atau main di pantai memang berbeda dari sendal atau sepatu pada umumnya. Mulai dari sisi material maupun modelnya disesuaikan dengan medan demi kenyamanan kaki si pengguna.
Salah satunya teknologi yang terkenal untuk alas kaki outdoor adalah tri-ring. Teknologi tri-ring yang revolusioner sejatinya dibawa oleh merek alas kaki outdoor Teva. Dengan membawa teknologi tri-ring, Teva ingin mendefinisikan kembali pengalaman di luar ruangan.
Diungkapkan Reggie Ramadana selaku Brand Marketing Teva Indonesia, teknologi tri-ring hadir untuk memastikan kalau daya cengkeram pada kaki sangat kuat. Tak hanya itu penyangganya pun lebih kuat. Sehingga para petualang dapat menavigasi medan apapun dengan percaya diri dan mudah.
Selain teknologi Tri-ring, alas kaki outdoor perlu didesain dengan fitur-fitur khusus untuk berbagai keperluan, baik itu aktivitas luar ruangan maupun gaya hidup sehari-hari. Fitur utama yang harus ada adalah penggunaan strap velcro yang memberikan fleksibilitas dalam penyesuaian dan memastikan sandal tetap nyaman dipakai.
Lalu, sol sandal cenderung menggunakan foam untuk memberikan kenyamanan saat digunakan dalam aktivitas jalan-jalan ringan. Sebab, ungkap Reggie, alas kaki outdoor kini bukan hanya untuk naik gunung, tapi juga untuk aktivitas daily.
“Jadi kalau untuk pakai Teva, ya gak perlu jadi yang suka alam banget, gak harus. Mau nonton konser pun bisa dengan alas kaki outdoor, jadi sandalnya bisa ngikutin spirit si pengguna,” ujar Reggie di sela-sela penggunaan koko pertama Teva di Indonesia, di Plaza Indonesia, Senin (25/3).
Untuk itu, Teva memiliki 3 kategori alas kaki outdoor yakni Originals, Performance, dan Lifestyle. Originals sendiri memiliki diri khas dengan strap pada bagian depan dan pergelangan kaki. Bantalannya pun waterproof sehingga ketika dipakai dalam air tidak mudah menyerap.
Sedangkan Performance, memiliki varian strap yang bisa terbagi menjadi tiga bagian: depan, pergelangan, dan bagian belakang. Ini bertujuan untuk memberikan stabilitas maksimal saat mendaki di medan yang berat.
Bagian sol pada varian performance menggunakan bahan yang lebih kokoh dan mungkin terdiri dari lebih dari satu lapisan untuk daya tahan yang lebih baik. Pola tread yang lebih agresif juga digunakan untuk meningkatkan cengkraman saat berjalan di atas batu, kerikil, atau tanah basah.
Lalu untuk varian lifestyle, desain strapnya sedikit berbeda. Ada yang hanya memiliki strap di bagian pergelangan kaki, dan ada yang mencakup pergelangan kaki dan bagian depan kaki.
Sol pada varian gaya hidup juga memiliki beberapa tipe, beberapa di antaranya terbuat dari bahan yang sama dengan bagian atas sandal, seperti karet untuk sandal jenis clogs. Perbedaan utama terletak pada pemilihan bahan dan warna, yang memberikan sentuhan personal dalam gaya pemakainya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
