dr. Ryu Hasan bicara soal kunci kesuksesan. (Youtube Jendela Ilmu)
JawaPos.com – Banyak orang percaya bahwa kerja keras adalah kunci untuk meraih kesuksesan. Namun, apakah kerja keras saja sudah cukup untuk mencapai impian kita? Apakah ada faktor-faktor lain yang lebih berpengaruh dalam menentukan nasib kita?
Pertanyaan-pertanyaan ini mungkin sering muncul di benak kita, terutama di tengah persaingan yang semakin ketat di dunia kerja. Banyak orang yang merasa bahwa mereka sudah bekerja keras, tetapi belum mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan mereka.
Sebaliknya, ada juga orang yang tampaknya mudah mendapatkan kesempatan dan keberuntungan, meskipun tidak terlihat bekerja lebih keras dari orang lain.
Dr. Ryu Hasan, seorang dokter spesialis bedah syaraf, mengungkapkan pendapatnya yang kontroversial tentang kunci kesuksesan dalam sebuah video yang diunggah oleh akun X @sosmedkeras pada 21 Januari 2024. Video tersebut telah ditonton oleh 1,8 juta orang dan mendapatkan 11,5 ribu likes.
Mengutip dari video tersebut, dr. Ryu Hasan menyatakan bahwa orang-orang yang berpendapat bahwa motivasi tentang kerja keras adalah kunci kesuksesan adalah omong kosong.
Dari video itu, dr. Ryu Hasan menuturkan, “Banyak orang-orang bilang kerja keras itu kunci kesuksesan. Tapi, apa benar seperti itu? Coba lihat kenyataan, dari 100 orang yang kerja keras, cuma dua orang yang berhasil. Artinya, kerja keras bukan kunci, karena cuma dua persen orang yang sukses.”
Dengan begitu, ia menyimpulkan bahwa kerja keras bukanlah kunci dari kesuksesan, melainkan kebetulan atau keberuntungan, dikutip dari versi lengkap video dr. Ryu Hasan yang diunggah oleh akun YouTube Jendela Ilmu, Selasa (23/1).
Ia mengkritik para motivator yang sering memberikan pesan-pesan yang menyesatkan tentang kerja keras dan kesuksesan. Ia menuduh para motivator itu tidak tahu realitas, hanya menunjukkan contoh-contoh orang-orang yang sukses dengan kerja keras, tanpa memperhatikan orang-orang yang gagal dengan kerja keras.
Ia menganggap para motivator itu hanya memberikan harapan palsu, tidak memberikan solusi nyata, hanya membuat orang-orang merasa bersalah, dan tidak membuat orang-orang merasa bahagia.
“Para motivator mungkin mudah saja mengatakan bahwa kerja keras adalah kunci sukses, tetapi apakah mereka tidak menyadari bahwa banyak orang yang tidak sukses juga bekerja keras, bahkan lebih keras bahkan dari mereka yang sukses?” pendapat dr. Ryu Hasan dalam video tersebut.
“Kunci sukses yang sebenarnya adalah kebetulan, bukan usaha atau perjuangan. Ini adalah pendapat yang kontroversial, tetapi saya yakin banyak orang yang setuju dengan saya,” lanjutnya.
Akun @sosmedkeras juga menanyakan kepada para pengikutnya dengan menuliskan, “Apa kunci sukses menurut kalian? Menurut dr. Ryu Hasan, kesuksesan tak lebih dari sekedar kebetulan, atau bisa disebut keberuntungan.”
“Kalau kerja keras adalah kunci sukses, berarti orang-orang yang tidak sukses itu tidak bekerja keras? Padahal, banyak orang yang bekerja keras tapi tetap hidup susah. Apakah mereka salah? Apakah mereka kurang berusaha? Apakah mereka tidak pantas mendapatkan kesuksesan?” tanya dr. Ryu Hasan.
Dr. Ryu Hasan menekankan bahwa ia tidak ingin meremehkan kerja keras, tetapi ia ingin membuat orang-orang sadar bahwa kerja keras tidak selalu menjamin kesuksesan.
Ia menjelaskan bahwa kesuksesan dipengaruhi oleh banyak faktor lain, seperti privilese, bakat, minat, kesempatan, lingkungan, dan dukungan.
Ia menegaskan bahwa kerja keras itu penting, tetapi tidak cukup, tidak menjamin, tidak mutlak, tidak segalanya, dan hanya salah satu dari banyak faktor yang berkontribusi terhadap kesuksesan.
Dr. Ryu Hasan menyarankan agar orang-orang tidak terlalu terobsesi dengan kesuksesan, tetapi lebih fokus pada kebahagiaan. Ia mengatakan bahwa kesuksesan adalah hal yang relatif dan subjektif, sedangkan kebahagiaan adalah hal yang absolut dan pasti sesuai dengan kehendak diri.
Menurutnya, kesuksesan itu tergantung dari siapa yang menilai, bisa berbeda-beda untuk setiap orang, bisa berubah-ubah seiring dengan waktu, bisa hilang dan lenyap.
Sedangkan kebahagiaan itu tergantung dari diri kita sendiri, dan kitalah yang punya andil untuk menentukan kebahagiaan kita sendiri. Maka dari itu carilah kebahagiaan daripada mengejar kesuksesan yang kuncinya adalah kebetulan, bukan kerja keras.
Sebab itu, ia mengajak orang-orang untuk bekerja keras, tetapi tidak hanya untuk mencapai kesuksesan, melainkan untuk mencari kebahagiaan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
