
Ilustrasi lensa kontak. (sumber: pexels. Nataliya Vaitkevich)
JawaPos.com - Dalam ranah operasi refraktif mata, Lasik telah menjadi metode unggulan untuk meningkatkan ketajaman penglihatan tanpa perlu mengenakan kacamata atau lensa kontak.
Namun, setelah menjalani prosedur ini, mata mengalami periode penyesuaian yang signifikan, dan pada fase ini penting bagi pasien untuk menjaga kesehatan mata mereka dengan sangat hati-hati, terutama dalam penggunaan lensa kontak berwarna.
Dilansir oleh Hindustan Times pada Jumat (5/1), Dr. Anurag Wahi, Konsultan Senior di Rumah Sakit Mata Sharp, memberikan wawasan mengenai risiko-risiko yang mungkin timbul pada mata setelah menjalani Lasik, khususnya terkait penggunaan lensa kontak berwarna yang bersifat kosmetik dan tidak memerlukan anjuran dokter.
"Berbeda dengan lensa bening, lensa berwarna seringkali mengalami penurunan permeabilitas oksigen. Berkurangnya pasokan oksigen ke kornea dapat menyebabkan hipoksia kornea, suatu kondisi di mana kornea kekurangan oksigen yang cukup," ungkapnya.
Seiring berjalannya waktu, situasi ini dapat berpotensi menimbulkan masalah seperti neovaskularisasi, dimana pembuluh darah baru tumbuh di kornea dan mengakibatkan gangguan penglihatan.
Komplikasi yang menjadi keprihatinan lainnya adalah keratitis mikroba, yaitu infeksi kornea yang menyakitkan dan berpotensi membahayakan kemampuan penglihatan.
Dr. Anurag Wahi menambahkan bahwa setelah satu bulan pasca operasi, pasien tetap dalam pemantauan aktif di bawah supervisi dokter.
Penggunaan lensa kontak berwarna dapat direkomendasikan oleh tim medis terutama untuk tujuan kosmetik dan bukan untuk digunakan secara rutin.
Penting untuk merawat lensa kontak ini dengan sangat bersih dan patuhi praktik kebersihan yang ketat, karena hal ini dapat membuat perbedaan signifikan dalam menjaga kejernihan penglihatan seseorang.
Dokter Mata Senior di Rumah Sakit Mata Bharti, Dr. Bhupesh Singh, menekankan bahwa fase pascaoperasi sangatlah penting, dan pasien disarankan untuk menjaga kesehatan mata mereka agar hasilnya mencapai tingkat optimal.
Penggunaan lensa berwarna, terutama yang tidak dirancang khusus untuk mata pasca operasi dapat menimbulkan sejumlah tantangan.
Lensa yang tidak sesuai dapat menghambat aliran air mata secara alami, yang dapat menyebabkan gejala mata kering yang lebih buruk pada pasien setelah menjalani operasi Lasik.
Beberapa lensa kontak juga dapat mengganggu transmisi oksigen yang sangat diperlukan untuk kesehatan kornea mata.
Jika keinginan untuk menggunakan lensa berwarna terlalu kuat untuk diabaikan, sangat penting untuk memilih lensa yang memenuhi standar medis.
Idealnya, lensa tersebut mungkin terbuat dari silikon hidrogel yang dikenal memiliki tingkat permeabilitas oksigen yang tinggi dan telah diperiksa oleh spesialis perawatan mata.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
