
Resep Membuat Espresso Sempurna dari Ilmuwan (blibli.com)
JawaPos.com - Penelitian membicarakan mengenai kunci untuk menciptakan espresso sempurna telah menjadi perdebatan yang berlangsung selama berabad-abad di kalangan para penikmat kopi.
Sebuah kelompok ilmuwan mengklaim telah menemukan jawaban definitif, mengungkapkan bahwa bahan rahasia untuk espresso yang lebih konsisten dan enak terletak pada penambahan sedikit air ke biji kopi sebelum proses penggilingan.
Menurut penelitian ini, langkah tersebut tidak hanya membantu barista, tetapi juga memberikan solusi inovatif bagi industri kopi dalam mengatasi tantangan besar yang dihadapinya.
Dilansir oleh JawaPos.com dari Theguardian Kamis (7/12), pada saat biji kopi diolah melalui proses penggilingan, terjadi gesekan antar biji yang menghasilkan listrik.
Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa penambahan air ke dalam proses penggilingan tersebut dapat mengurangi produksi listrik, menghasilkan dampak positif berupa pengurangan limbah kopi dan penguatan rasa espresso yang dihasilkan.
Hasil penemuan ini diharapkan akan merambah lebih jauh ke dunia industri kopi, membawa perubahan penting dan mendasar dalam cara espresso diproduksi dan dinikmati oleh para penggemar kopi.
Para ilmuwan tidak hanya menemukan bahwa penambahan air sebelum proses penggilingan mempengaruhi espresso, tetapi juga mendapati perubahan dalam cara espresso diseduh ketika mengombinasikan air dengan metode penggilingan yang berbeda.
Christopher Hendon, seorang profesor kimia di Universitas Oregon, menjelaskan bahwa air tidak hanya mengurangi listrik statis selama penggilingan.
Tetapi juga dapat mempengaruhi intensitas minuman dan potensi untuk mencapai konsentrasi rasa yang lebih tinggi.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Matter ini melibatkan eksplorasi terhadap cara listrik mempengaruhi rasa kopi.
Para peneliti berkolaborasi dengan ahli gunung berapi untuk memahami aktivitas listrik selama letusan, yang dianggap mirip dengan proses menyeduh kopi.
Joshua Méndez Harper, seorang asisten profesor teknik elektro dan komputer di Portland State University, menyamakan letusan magma dengan penggilingan kopi, di mana biji kopi diubah menjadi bubuk halus dengan gesekan.
Peneliti juga melakukan pengukuran terhadap berbagai jenis biji kopi, mempertimbangkan asal negara, tingkat sangrai, dan metode pengolahan kopi.
Meskipun berbagai faktor ini diperhitungkan, seperti apakah kopi dicuci, tanpa kafein, atau alami, hasil penelitian menunjukkan bahwa hal tersebut tidak berpengaruh pada jumlah listrik yang dihasilkan selama penggilingan.
Dengan temuan ini, para peneliti berencana untuk melangkah lebih jauh dengan menguraikan informasi yang ditemukan untuk menciptakan resep penggilingan yang dapat menghasilkan espresso yang dapat direproduksi secara konsisten.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
