Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Agustus 2023 | 23.05 WIB

Inilah 10 Mitos tentang Orang Introvert yang Sering Disalahpahami

ILUSTRASI Introvert.

JawaPos.com - Kepribadian introvert pertama kali dicetuskan oleh psikoanalis terkenal, Carl Jung. Introvert adalah tipe orang yang mendapat energi dengan menyendiri, berbeda jauh dari ekstrovert yang mengisi energi dengan interaksi sosial.

Di dunia yang ekstrovert ini, introvert sering kali diasosiasikan dengan hobi menyendiri, pemalu, anti-sosial, bahkan depresi. Padahal, itu semua hanyalah mitos tentang orang introvert, yang tentunya tidak benar.

Lantas, seperti apa aslinya orang introvert itu? Berikut 10 mitos tentang orang introvert yang dirangkum JawaPos.com dari berbagai sumber, Jumat (4/8).

1. Introvert adalah pemalu

Rasa malu adalah sebuah emosi, sedangkan introvert adalah sebuah kepribadian.

Menurut Sophia Dembling - penulis buku The Introvert's Way: Living a Quiet Life in a Noisy World - kesalahpahaman nomor satu tentang introvert adalah tentang rasa malu.

"Perbedaan terbaik yang pernah saya dengar berasal dari seorang ahli saraf yang mempelajari rasa malu. Dia berkata, 'Rasa malu adalah sebuah perilaku - rasa takut dalam situasi sosial. Sedangkan introversi adalah sebuah motivasi. Ini adalah seberapa besar keinginan Anda untuk berada dalam interaksi tersebut," katanya.

2. Orang introvert selalu pendiam

Introvert tidak berarti pendiam. Orang introvert bisa sangat cerewet dalam suasana yang tepat.

Biasanya ketika sebuah kelompok melakukan percakapan yang seimbang, menarik, dan saling menghormati, orang introvert akan senang hati ambil bagian dalam diskusi tersebut. Bahkan, beberapa mungkin mengambil alih dan memimpin percakapan.

3. Orang introvert lebih intelektual atau kreatif daripada ekstrovert

Banyak seniman dan pemikir yang paling terkenal sepanjang sejarah - termasuk Albert Einstein, Marcel Proust, dan Charles Darwin - dianggap sebagai tipe introvert.

"Introvert terkadang disebut-sebut lebih cerdas, lebih mandiri, lebih berkepala dingin, lebih lembut, dan lebih sensitif," seperti yang ditulis oleh Jonathan Rauch dalam sebuah artikel di Atlantic, Caring For Your Introvert.

Namun, menjadi introvert tidak otomatis membuat Anda cerdas atau kreatif seperti orang-orang di atas. Orang ekstrovert, tentu saja, sering kali sangat cerdas dan kreatif. Hanya saja, ada kemungkinan besar ide-ide terbaik mereka muncul ketika mereka berada dalam pola pikir yang lebih reflektif, atau tertutup.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore