ILUSTRASI Introvert.
JawaPos.com - Kepribadian introvert pertama kali dicetuskan oleh psikoanalis terkenal, Carl Jung. Introvert adalah tipe orang yang mendapat energi dengan menyendiri, berbeda jauh dari ekstrovert yang mengisi energi dengan interaksi sosial.
Di dunia yang ekstrovert ini, introvert sering kali diasosiasikan dengan hobi menyendiri, pemalu, anti-sosial, bahkan depresi. Padahal, itu semua hanyalah mitos tentang orang introvert, yang tentunya tidak benar.
Lantas, seperti apa aslinya orang introvert itu? Berikut 10 mitos tentang orang introvert yang dirangkum JawaPos.com dari berbagai sumber, Jumat (4/8).
1. Introvert adalah pemalu
Rasa malu adalah sebuah emosi, sedangkan introvert adalah sebuah kepribadian.
Menurut Sophia Dembling - penulis buku The Introvert's Way: Living a Quiet Life in a Noisy World - kesalahpahaman nomor satu tentang introvert adalah tentang rasa malu.
"Perbedaan terbaik yang pernah saya dengar berasal dari seorang ahli saraf yang mempelajari rasa malu. Dia berkata, 'Rasa malu adalah sebuah perilaku - rasa takut dalam situasi sosial. Sedangkan introversi adalah sebuah motivasi. Ini adalah seberapa besar keinginan Anda untuk berada dalam interaksi tersebut," katanya.
2. Orang introvert selalu pendiam
Introvert tidak berarti pendiam. Orang introvert bisa sangat cerewet dalam suasana yang tepat.
Biasanya ketika sebuah kelompok melakukan percakapan yang seimbang, menarik, dan saling menghormati, orang introvert akan senang hati ambil bagian dalam diskusi tersebut. Bahkan, beberapa mungkin mengambil alih dan memimpin percakapan.
3. Orang introvert lebih intelektual atau kreatif daripada ekstrovert
Banyak seniman dan pemikir yang paling terkenal sepanjang sejarah - termasuk Albert Einstein, Marcel Proust, dan Charles Darwin - dianggap sebagai tipe introvert.
"Introvert terkadang disebut-sebut lebih cerdas, lebih mandiri, lebih berkepala dingin, lebih lembut, dan lebih sensitif," seperti yang ditulis oleh Jonathan Rauch dalam sebuah artikel di Atlantic, Caring For Your Introvert.
Namun, menjadi introvert tidak otomatis membuat Anda cerdas atau kreatif seperti orang-orang di atas. Orang ekstrovert, tentu saja, sering kali sangat cerdas dan kreatif. Hanya saja, ada kemungkinan besar ide-ide terbaik mereka muncul ketika mereka berada dalam pola pikir yang lebih reflektif, atau tertutup.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
