
Ilmuwan Rusia temukan metode untuk mengidentifikasi jenis kelamin lawan bicara seperti untuk aplikasi kencan online.
JawaPos.com - Kencan online sudah makin populer dalam beberapa tahun terakhir. Namun era pandemi Covid-19 membuat pertemuan atau kopi darat antara pasangan yang sudah menjalin perkenalan lewat chat, makin sulit untuk bertemu. Maka, dengan fitur video pada aplikasi kencan online diyakini makin menjadi pilihan strategis bagi setiap para lajang saat menemukan tambatan hatinya.
Filter Off, aplikasi kencan kilat virtual asal Amerika Serikat mengungkapkan online dating dengan video cukup aman untuk mendorong romansa sambil mempraktikkan jarak sosial selama pandemi. Salah satunya ketika para lajang harus berada lebih banyak di rumah dan menghindari pertemuan di luar rumah, maka aplikasi kencan adalah salah satu pilihannya.
Berbicara dengan JawaPos.com secara virtual, Pendiri Filter Off Zach Schleien melihat pola terbaru berkencan saat pandemi. Zach mengungkapkan saat melakukan obrolan video, seseorang akhirnya bisa melihat apakah dia cocok dengan calonnya sebelum benar-benar bertemu dengannya secara langsung.
Baca Juga: 5 Tips Sukses saat Kencan Online Agar Segera Dapatkan Jodoh
"Melakukan obrolan video membuat saya gugup saat kencan pertama. Benar-benar terasa seperti kencan pertama. Setelah mengobrol video, pengguna menyadari tidak ada gunanya menggeser lagi mencari kencan yang lain. Lajang tidak bisa merasakan pribadi seseorang dari foto profil mereka," katanya baru-baru ini.
"Tidak ada keterikatan dan chemistry di antara keduanya jika hanya lewat chat dan juga foto," ungkapnya.
Blokir Pornografi dan Kejahatan
Zach menilai bahwa lewat video juga bisa membatasi atau menyaring penipuan yang biasa terjadi lewat kencan online konvensional. Misalnya seorang pengguna menggunakan foto atau identitas palsu untuk menipu korbannya. Lalu bagaimana dengan bahaya pornografi?
"Tentu saja hal itu sudah menjadi pertimbangan kami. Seorang pengguna saat akan mendaftar harus memasukkan email dan nomor teleponnya. Jadi ketika ada perbuatan tak pantas atau pornografi, maka sistem bisa mengeluarkan atau menghapus akun pelaku sehingga tak bisa lagi ikut di aplikasi," tegasnya.
Menurutnya, seorang dewasa bebas menentukan pilihan saat akan mengikuti kencan online. Terserah apakah akan menjalin hubungan asmara atau hanya berteman.
"Atur waktu untuk mengobrol, lalu ikuti kencan video 3 menit. Dan Anda dapat memutuskan apakah akan cocok dan punya ikatan romansa atau tidak. Lakukan dengan cara yang asyik," tutupnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/2GLpBD4FmFE

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
