alexametrics

Pentingnya Support System di Belakang Para Pemimpin Perempuan

21 April 2022, 10:42:35 WIB

JawaPos.com – Seiring keterbukaan dan kesetaraan posisi perempuan Indonesia dalam bidang pekerjaan, ternyata stereotip atau pandangan kuno yang memandang sebelah mata kemampuan kaum hawa masih ada. Terlebih untuk para perempuan yang memimpin sebuah tim dalam bidang pekerjaan yang didominasi pria. Kadang pandangan negatif ini tak hanya datang dari lingkungan kerja, namun juga dari orang terdekat.

Tak jarang kalimat seperti ‘oh dipimpin oleh perempuan, nanti baper lho’ atau yang paling sering didengar adalah ‘Untuk apa karir tinggi-tinggi, perempuan itu urusannya dapur’. Kalimat-kalimat yang buat sebagian orang terdengar sederhana tapi sebenarnya justru meragukan dan membatasi perempuan untuk berkembang.

Data Badan Pusat Statistik2 per Juli 2021 mencatat sebanyak 33,08 persen dari 2,82 juta pekerja di jabatan manajerial merupakan perempuan. Jumlah itu meningkat 2,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 30,37 persen. Meski demikian, proporsi kepemimpinan perempuan pada posisi manajerial masih tertinggal dari laki-laki yang sebesar 66,2 persen.

Untuk itu, diperlukan dukungan penuh atau support system agar para perempuan tetap mampu menjalankan peran sesuai kodratnya tapi juga bebas mengejar mimpinya diwaktu yang sama. Seperti yang diungkapkan Nurul Sulisto, selaku General Manager Lilla.

Diakui Nurul, saat ini perusahaan sudah lebih terbuka memberi kesempatan perempuan untuk berkarir. Baginya, perempuan memiliki kemampuan adaptasi dan multitasking yang luar biasa yang mana ini berangkat dari banyaknya peran yang ia jalankan setiap harinya sebagai istri dan ibu. Tapi bukan berarti ia harus memaksa diri menjadi superwoman yang bisa melakukan segala sesuatunya sendiri.

“Pengalaman mengurus anak lalu harus membagi waktu antara pekerjaan dengan urusan rumah dalam waktu yang bersamaan itu ternyata bisa membantu aku mendevelop tim aku dalam pekerjaan. Kita bisa me-manage waktu dengan baik,” ujar Nurul saat berbincang dengan JawaPos.com baru-baru ini.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads