Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 April 2020 | 18.17 WIB

Berawal dari Lemari Baju, Dukung Sustainable Fashion dengan 5 Langkah

ILUSTRASI. Sustainable fashion bukan hanya menciptakan busana ramah lingkungan tapi juga memikirkan kesejahteraan pekerja. (Forbes) - Image

ILUSTRASI. Sustainable fashion bukan hanya menciptakan busana ramah lingkungan tapi juga memikirkan kesejahteraan pekerja. (Forbes)

JawaPos.com - Limbah fashion ikut menyumbang sampah bagi lingkungan. Baik dari proses pewarnaan hingga penggunaan bahan tekstilnya. Karena itu beberapa tahun terakhir  para desainer mulai menggaungkan kampanye Sustainable Fashion. Desainer mulai mempromosikan industri fashion keberlanjutan, mengikuti strategi zero waste (tanpa-limbah) dan mendaur ulang berbagai fashion.

Tak hanya desainer, seseorang atau individu juga bisa kok ikut menyelamatkan lingkungan dengan memaknai kampanye Sustainable Fashion dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya dengan menghidupkan gaya hidup fashion yang rendah limbah dan berkelanjutan.

Saatnya untuk kembali memperlakukan busana dan pakaian sebagai sesuatu yang berharga daripada sesuatu yang mubazir lalu dibuang. Dilansir dari Pink Villa, Minggu (12/4) beberapa cara sederhana yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari adalah,

1. Sumbangkan

Kebetulan, masa pandemi virus Korona membuat seseorang harus berada di rumah saja. Maka Anda memiliki beberapa jam tambahan untuk meluangkan waktu menyeleksi pakaian yang tak terpakai. Donasikanlah pakaian yang tidak dipakai lagi. Sehingga lemari tidak penuh sesak dengan pakaian yang tak pernah dipakai.

Ilustrasi limbah fashion. Sustainable fashion tak hanya bicara busana ramah lingkungan tapi juga kesejahteraan karyawan. (Fashionista)

Ilustrasi limbah fashion. Sisihkan pakaian yang masih kayak pakai untuk disumbangkan. (Fashionista)

2. Bertukar Pakaian

Bertanyalah kepada teman Anda apakah mereka memakai ukuran yang sama. Dengan cara ini Anda tidak hanya akan mendapatkan pakaian baru untuk dipakai, tapi juga bisa bereksperimen dengan gaya yang baru. Tak hanya busana, akan lebih seru lagi bertukar aksesori, terutama tas dan perhiasan.

3. Ubah Cara Anda berbelanja

Setelah tahu tentang merek dan bahan yang baik, cobalah untuk berbelanja lebih bijaksana. Sehingga produk fashion yang dibeli tak mubazir. Pertimbangkan daya tahan busana yang bisa dipakai selama bertahun-tahun. Sebaiknya hindari busana sekali pakai.

4. Sewa, Jangan beli

Tak semua pakaian bisa dibeli. Misalnya busana-busana mahal seperti gaun pesta bisa dengan cara menyewa. Ada banyak situs web dan toko yang memungkinkan Anda bisa menyewanya.

5. Kenakan Busana Vintage

Biasanya, busana vintage warisan dari ibu dan nenek, bisa dikenakan lagi turun menurun dengan gaya yang klasik. Cobalah perbaiki lebih detail di setiap sisi yang sudah rusak, dari mulai kancing, hingga resleting, untuk bisa dikenakan kembali.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=MPJKDUrRJAY

 

https://www.youtube.com/watch?v=q7maSbzOQjs

 

https://www.youtube.com/watch?v=-g4EN5b46Vk

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore