
ILUSTRASI. Sustainable fashion bukan hanya menciptakan busana ramah lingkungan tapi juga memikirkan kesejahteraan pekerja. (Forbes)
JawaPos.com - Limbah fashion ikut menyumbang sampah bagi lingkungan. Baik dari proses pewarnaan hingga penggunaan bahan tekstilnya. Karena itu beberapa tahun terakhir para desainer mulai menggaungkan kampanye Sustainable Fashion. Desainer mulai mempromosikan industri fashion keberlanjutan, mengikuti strategi zero waste (tanpa-limbah) dan mendaur ulang berbagai fashion.
Tak hanya desainer, seseorang atau individu juga bisa kok ikut menyelamatkan lingkungan dengan memaknai kampanye Sustainable Fashion dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya dengan menghidupkan gaya hidup fashion yang rendah limbah dan berkelanjutan.
Saatnya untuk kembali memperlakukan busana dan pakaian sebagai sesuatu yang berharga daripada sesuatu yang mubazir lalu dibuang. Dilansir dari Pink Villa, Minggu (12/4) beberapa cara sederhana yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari adalah,
1. Sumbangkan
Kebetulan, masa pandemi virus Korona membuat seseorang harus berada di rumah saja. Maka Anda memiliki beberapa jam tambahan untuk meluangkan waktu menyeleksi pakaian yang tak terpakai. Donasikanlah pakaian yang tidak dipakai lagi. Sehingga lemari tidak penuh sesak dengan pakaian yang tak pernah dipakai.
Ilustrasi limbah fashion. Sustainable fashion tak hanya bicara busana ramah lingkungan tapi juga kesejahteraan karyawan. (Fashionista)
Ilustrasi limbah fashion. Sisihkan pakaian yang masih kayak pakai untuk disumbangkan. (Fashionista)
2. Bertukar Pakaian
Bertanyalah kepada teman Anda apakah mereka memakai ukuran yang sama. Dengan cara ini Anda tidak hanya akan mendapatkan pakaian baru untuk dipakai, tapi juga bisa bereksperimen dengan gaya yang baru. Tak hanya busana, akan lebih seru lagi bertukar aksesori, terutama tas dan perhiasan.
3. Ubah Cara Anda berbelanja
Setelah tahu tentang merek dan bahan yang baik, cobalah untuk berbelanja lebih bijaksana. Sehingga produk fashion yang dibeli tak mubazir. Pertimbangkan daya tahan busana yang bisa dipakai selama bertahun-tahun. Sebaiknya hindari busana sekali pakai.
4. Sewa, Jangan beli
Tak semua pakaian bisa dibeli. Misalnya busana-busana mahal seperti gaun pesta bisa dengan cara menyewa. Ada banyak situs web dan toko yang memungkinkan Anda bisa menyewanya.
5. Kenakan Busana Vintage
Biasanya, busana vintage warisan dari ibu dan nenek, bisa dikenakan lagi turun menurun dengan gaya yang klasik. Cobalah perbaiki lebih detail di setiap sisi yang sudah rusak, dari mulai kancing, hingga resleting, untuk bisa dikenakan kembali.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=MPJKDUrRJAY
https://www.youtube.com/watch?v=q7maSbzOQjs
https://www.youtube.com/watch?v=-g4EN5b46Vk

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
