Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Desember 2019 | 15.34 WIB

Selamat Hari Ibu, Intip Tradisi Perayaannya di 7 Negara

Ilustrasi perayaan Hari Ibu. (getty/the sun) - Image

Ilustrasi perayaan Hari Ibu. (getty/the sun)

JawaPos.com - Selamat Hari Ibu! Di Indonesia, setiap 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. Dalam momentum inilah, setiap anak menyatakan ekspresi rasa cinta dan kasih sayangnya kepada ibunya. Dengan kasih sepanjang masa yang tak terbalas, para anak bebas menyampaikan rasa terimakasih kepada ibunya dengan berbagai cara.

Anak-anak di Indonesia umumnya memberikan hadiah untuk para ibu dengan membuat kartu atau gambar yang dibuat sendiri dengan kreasi mereka. Atau semua orang bebas mengucapkan selamat Hari Ibu dengan lisan dan pelukan kepada ibundanya. Banyak juga lembaga atau instansi yang merayakannya dengan kampanye sejumlah program untuk menghormati ibu.

Tahukah Anda, gagasan untuk menghormati ibu kita memiliki sejarah panjang dan kaya yang berasal dari bangsa Yunani Kuno dan Romawi yang menyembah Ibu Dewi mereka selama sepanjang musim semi. Selama awal 1600-an, masyarakat di Inggris merayakan Mothering Sunday seperti dilansir dari laman Part Select, Minggu (22/12).

Hari Ibu adalah hari istimewa untuk memberikan penghormatan kepada ibu dan semua perempuan istimewa dalam hidup kita. Tak hanya di Indonesia, Hari Ibu dirayakan di beberapa negara di dunia pada tanggal yang berbeda sepanjang tahun.

Untuk banyak negara, seperti Amerika Serikat dan Kanada, Hari Ibu diadakan pada hari Minggu kedua di bulan Mei. Namun, di beberapa negara seperti Argentina dan ibu-ibu Ethiopia dirayakan pada musim gugur. Nah ada beberapa tradisi Hari Ibu di setiao negara yang mungkin bisa menjadi inspirasi untuk menyampaikan cinta pada sosok yang melahirkan kita dan membuat kita sukses saat ini.

Photo

Ilustrasi perayaan Hari Ibu. (Getty/The Sun)

1. Argentina

Awalnya, Argentina merayakan Hari Ibu pada 11 Oktober, tetapi Dewan Vatikan Kedua kemudian memindahkannya ke 1 Januari. Ibu-ibu Argentina dihormati dengan berbagai cara, termasuk makan malam, puisi, dan koreografi. Anak-anak sering menulis surat ibu mereka, dan membuat perhiasan, kartu, dan kerajinan tangan. Para suami akan memasak dan membersihkan dan mengurus keluarga pada hari itu, memungkinkan ibu untuk bersantai dan menikmati hari istimewanya.

2. Australia

Di Australia, Hari Ibu diadakan pada hari Minggu kedua bulan Mei dan dirayakan dengan cara yang sama seperti AS dan Kanada. Secara tradisional, anak-anak memakai bunga anyelir untuk menghormati ibu mereka. Anyelir putih berarti ibu yang sudah meninggal dan anyelir berwarna berarti ibunya masih hidup. Anak-anak membayar upeti kepada ibu mereka dengan sarapan di tempat tidur, kue, dan hadiah kecil. Lalu juga kebiasaan untuk bertukar parfum dan teh. Warga Australia juga menghormati nenek mereka dan wanita lain yang telah mencintai dan merawat mereka.

3. Perancis

Perancis punya tradisi menghormati ibu yang telah ada selama 100-an tahun.Hari ibu atau 'Fete Des Meres' merupakan liburan keluarga di mana ibu disajikan dengan bunga, kartu, puisi, dan makan malam keluarga. 'Fete Des Meres' dirayakan pada hari Minggu terakhir di bulan Mei tetapi jika Pentakosta jatuh pada hari itu, Hari Ibu akan dipindahkan ke hari Minggu pertama di bulan Juni.

4. Kanada

Kanada adalah negara kedua di dunia barat yang mengadopsi versi Amerika modern dari liburan Hari Ibu. Hari Ibu adalah liburan. Dan menjadi liburan yang diakui sejak tahun 1909. Di Kanada, ibu biasanya dihormati dengan sarapan di tempat tidur, kartu hari ibu, bunga, dan hari libur dari tugas-tugas rumah tangga.

5. Etiopia

Hari Ibu atau 'Antrosht' di Ethiopia berbeda dibandingkan dengan negara lain. Momen ini adalah perayaan akhir musim hujan dan waktu bagi seluruh keluarga untuk bersama. Hari Ibu adalah pesta tiga hari yang terjadi pada pertengahan musim gugur ketika semua orang berkumpul untuk makan dan merayakan bersama keluarga. Anak-anak membawa bahan-bahan untuk membuat resep tradisional. Anak perempuan membawa barang-barang seperti keju, mentega, sayuran, dan rempah-rempah, dan anak laki-laki membawa daging baik domba atau sapi.
Sang ibu menyiapkan makanan dan melayani keluarga.

6. Meksiko

Hari Ibu atau 'Dia De las Madres' dimulai di Meksiko pada tahun 1922. Digagas oleh seorang jurnalis, Rafael Alducin, yang menulis artikel tentang perlunya Hari Ibu di negara itu. Hari Ibu dirayakan setiap tahun pada 10 Mei. Malam sebelumnya, anak-anak berada di rumah orang tua mereka dan menghadiri misa keagamaan bersama keluarga. Selama misa, lagu Las Mañanitas atau Little Morning dinyanyikan untuk menghormati para ibu. Seperti kebiasaan di negara lain, anak yang lebih besar cenderung membeli hadiah untuk ibu mereka sementara anak yang lebih kecil biasanya membuat hadiah buatan sendiri.

7. Amerika Serikat

Hari Ibu pertama kali diakui oleh Negara Bagian Virginia pada tahun 1912. Dua tahun kemudian, Presiden Woodrow Wilson menandatanganinya sebagai peringatan nasional, menyatakan hari Minggu kedua di bulan Mei sebagai hari libur resmi. Hari Ibu dirayakan dengan banyak antusiasme di AS setelah Hari Valentine dan Natal. Hari Ibu di AS adalah hari libur terbesar ketiga di negara ini. Secara tradisional, para ibu diberikan sarapan di tempat tidur, kartu, bunga, hadiah, dan makanan khusus.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore