
Fashion show contoh busana berbahan katun dari serat kapas dalam Cotton Day Indonesia. Istimewa/Cotton Day Indonesia
JawaPos.com - Musim pancaroba dengan cuaca ekstrem seperti yang terjadi di Indonesia memengaruhi seseorang dalam memilih busana. Paling nyaman adalah busana berbahan katun yang terbuat dari serat kapas.
Hal itu juga terlihat pada Cotton Day Indonesia yang merupakan ajang bagi para pelaku industri tekstil untuk menampilkan berbagai inovasi terkait bahan serat kapas dengan kualitas terbaik. Ajang tahunan Cotton Day Indonesia ini merupakan forum yang digagas oleh Cotton Council International (CCI) untuk memperkenalkan serat kapas asal Amerika Serikat.
Salah satunya lewat ajang fashion show berkolaborasi dengan para desainer lokal di Indonesia. Para kolabolator menampilkan karya terbaru dalam bentuk busana sehari-hari dengan bahan dasar serat kapas AS. Beberapa karya yang ditampilkan pada fashion show ini juga tidak lupa mengangkat berbagai kearifan lokal di Indonesia, yaitu batik.
"Masyarakat di iklim tropis hingga muslim wear lebih cocok pakai berbahan katun. Sehingga masyarakat umum lebih mengenal kain dengan bahan kapas nyaman untuk dikenakan sebagai busana muslim di iklim tropis seperti di Indonesia," kata Executive Director, Cotton Council International, Bruce Atherley, kepada JawaPos.com baru-baru ini.
Salah satu desainer dari Lekat, Amanda Lestari atau Mandy mencoba merancang pakaian berbahan dasar katun dengan sentuhan tenun Baduy yang manis. Menurutnya, katun lebih nyaman dipakai di tubuh.
Dalam beberapa desainnya, Mandy banyak bermain motif dan warna dengan dress manis dari katun yang diberi sentuhan tenun Baduy yang dominan dengan warna alam. Harga desain katun dan tenun ini dimulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 800 ribu, jauh di bawah harga satu pakaian 100 persen tenun pada umumnya yang bisa sampai jutaan.
"Mengolah katun sebagai bahan itu lebih nyaman ya, dibanding bahan polyester yang tak menyerap keringat seperti di iklim tropis ini," jelas Mandy.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
