Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 November 2019 | 20.01 WIB

Busana dengan Bahan Dasar Katun Paling Cocok di Negara Tropis

Fashion show contoh busana berbahan katun dari serat kapas dalam Cotton Day Indonesia. Istimewa/Cotton Day Indonesia - Image

Fashion show contoh busana berbahan katun dari serat kapas dalam Cotton Day Indonesia. Istimewa/Cotton Day Indonesia

JawaPos.com - Musim pancaroba dengan cuaca ekstrem seperti yang terjadi di Indonesia memengaruhi seseorang dalam memilih busana. Paling nyaman adalah busana berbahan katun yang terbuat dari serat kapas.

Hal itu juga terlihat pada Cotton Day Indonesia yang merupakan ajang bagi para pelaku industri tekstil untuk menampilkan berbagai inovasi terkait bahan serat kapas dengan kualitas terbaik. Ajang tahunan Cotton Day Indonesia ini merupakan forum yang digagas oleh Cotton Council International (CCI) untuk memperkenalkan serat kapas asal Amerika Serikat.

Salah satunya lewat ajang fashion show berkolaborasi dengan para desainer lokal di Indonesia. Para kolabolator menampilkan karya terbaru dalam bentuk busana sehari-hari dengan bahan dasar serat kapas AS. Beberapa karya yang ditampilkan pada fashion show ini juga tidak lupa mengangkat berbagai kearifan lokal di Indonesia, yaitu batik.

"Masyarakat di iklim tropis hingga muslim wear lebih cocok pakai berbahan katun. Sehingga masyarakat umum lebih mengenal kain dengan bahan kapas nyaman untuk dikenakan sebagai busana muslim di iklim tropis seperti di Indonesia," kata Executive Director, Cotton Council International, Bruce Atherley, kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Salah satu desainer dari Lekat, Amanda Lestari atau Mandy mencoba merancang pakaian berbahan dasar katun dengan sentuhan tenun Baduy yang manis. Menurutnya, katun lebih nyaman dipakai di tubuh.

Dalam beberapa desainnya, Mandy banyak bermain motif dan warna dengan dress manis dari katun yang diberi sentuhan tenun Baduy yang dominan dengan warna alam. Harga desain katun dan tenun ini dimulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 800 ribu, jauh di bawah harga satu pakaian 100 persen tenun pada umumnya yang bisa sampai jutaan.

"Mengolah katun sebagai bahan itu lebih nyaman ya, dibanding bahan polyester yang tak menyerap keringat seperti di iklim tropis ini," jelas Mandy.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore