
Deretan koleksi busana muslim karya desainer lokal di Palembang Fashion Week 2019.
JawaPos.com - Para desainer lokal di tiap daerah terus bermunculan untuk menunjukkan koleksi mereka dalam tren busana muslim (modest wear). Seperti yang terlihat dalam Palembang Fashion Week (PFW) di atrium Palembang Icon lantai ground, 10 desainer menampilkan pagelaran busana muslim yang menjadi tren pada 2019.
Palembang Fashion Week (PFW) 2019 yang keenam kalinya itu bertema ‘Urbanation’. Deretan desiner yang tampil antara lain adalah GRAB x Sakchin Oey Couture by Selly, Brilianto, Rumah Hijrah by Andien, Rumah Butik Emi, Adis Karim by RSA, HYS by Hilda Amalia, NC Butik Muslim by Novita, Anny Kebaya, Yulieza Tenun, dan Lentera by Hj. Ratu Anita Soviah.
"Pada setiap tahun penyelenggaraanya PFW telah menjadi event yang memiliki dampak terhadap pertumbuhan industri fashion di Palembang melalui karya-karya desiner Palembang. Menjadi wadah bagi pecinta fashion mode dan gaya terkini untuk mengikuti gaya fashion kehidupan perkotaan," kata Chief Marketing Officer Lippo Malls Indonesia Danny Crayton, dalam keterangan tertulis, Senin (11/3).
Tidak hanya menampilkan berbagai koleksi rancangan para desiner lokal, PFW 2019 juga menampilkan berbagai koleksi terbaru dari tenant fashion seperti Donini, Rotelli, Berrybenka, Carla & Leaf, Hush Puppies, Bateeq, Everbest, Salt n Pepper, Wakai, Wacoal, Andrew, Keds, JFK dan sejumlah tenant lainnya. Rangkaian acara PFW 2019 ditutup dengan parade desiner dan penyerahan sertifikat.
Sejumlah karya para desiner tersebut didominasi dengan busana muslim, di antaranya,
1. GRAB x Sakchin Oey Couture by Selly
Sakchin Oey Couture by Selly yang bekerja sama dengan GRAB pada PFW 2019 menampilkan pakaian ready to wear, praktis, cepat digunakan, dan multipurpose. Rancangan koleksi ini akan menggunakan kain songket khas Palembang dalam bentuk tiga dimensi dan juga mencampurkan pakaian khas Jepang yang terkenal seperti kimono dan yukata. Terdapat 7 koleksi yang ditampilkan dengan dominasi warna hijau dan hitam. Proses membuat koleksi ini membutuhkan waktu sekitar 7 hari.
2. HYS by Hilda Amalia
Sang desainer menampilkan 8 koleksi pada PFW 2019 dengan menggunakan perpaduan antara kain-kain yang tidak terpakai seperti kain perca yang diolah menjadi outfit yang elegan. Koleksi yang ditampilkan oleh Hilda terinspirasi dari limbah tekstil yang menjadi limbah kedua terbesar di dunia. Koleksi yang ditampilkan Hilda membutuhkan waktu kurang lebih 3 bulan.
3. NC Butik Muslim by Novita
Dia tampil dengan beragam baju muslim yang menggunakan batik Jupri khas Palembang yang dibuat sendiri. Mengusung tema elegan, koleksi yang ditampilkan membutuhkan waktu 2 bulan dan ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta. Koleksi NC Butik Muslim by Novita didominasi dengan warna alam seperti cokelat, hijau, dan hitam.
4. BRILIANTO
Label ini menampilkan koleksi ready to wear yang fokus pada kain jumputan dengan beragam motif sebagai bahan utamanya. Mengusung tema Brilianto Signature, menampilkan ciri khas dalam koleksinya yaitu inovasi kain jumputan dengan teknik pleats untuk menimbulkan efek kerut dan lipatan pada kain. Untuk mempertahankan filosofi dan motif asli Palembang, dirinya berinovasi dengan menciptakan motif baru yakni ikan koi yang melambangkan keberuntungan. Koleksi yang ditampilkan untuk menyasar target segmen usia antara 20-30 tahun.
5. Rumah Hijrah by Andien
Pada PFW 2019, label ini menampilkan 14 koleksi dengan mengusung tema ‘Growing Up’. Mengusung konsep alam yang didominasi oleh warna hijau botol serta dikombinasi dengan warna cokelat sebagai unsur tanah dan merah maroon sebagai unsur dari kelopak atau kuncup yang terbuat dari bahan jaquar sebagai ciri khas Rumah Hijrah. Selain itu, Rumah Hijrah juga menampilkan beberapa head piece sebagai pelengkap untuk menambah aesthetic dari koleksi Rumah Hijrah. Rumah Hijrah by Andien terus meningkatkan eksistensi dengan melakukan inovasi terhadap karya-karya terbaik dengan karakter Andien yang mewah dan elegan.
6. Rumah Butik Emi
Label ini menampilkan 11 koleksi terbarunya dengan tema ‘Sriwijaya Heritage’. Menggunakan bahan jupri jumputan, jumputan bahan beludru, songket kombinasi ceruti, dan brokat, Rumah Butik Emi menampilkan koleksi ready to wear dengan konsep padu padan outer, long dress dengan warna merah, hitam, hijau, dan biru.
7. Rumah Songket Adis (RSA)
Melalui second label Adis Karim by RSA menampilkan 17 koleksi bertajuk ‘Ramadhan Kareem with Adis Karim’. Koleksi Adis Karim by RSA menggunakan handmade original print dengan bahan semi sutra yang terinspirasi dari keindagan beragam motif kain-kain Sumatera Selatan. Salah satu keunikan dari bahan original print yang digunakan Adis Karim adalah dengan tetap menjaga orisinalitas motif kain yang ada.
8. Lentera by Hj. Ratu Anita Soviah
Koleksi dari Lentera by Hj. Ratu Anita Soviah yang mengusung tema ‘The Fabulous of Tajung’ menjadi penutup serangkaian fashion show di acara PFW 2019. Lentera by Hj. Ratu Anita Soviah menampilkan koleksi kain khas Palembang yang telah dirancang menjadi gaun yang mewah dan stylish dengan kombinasi bahan polos. Kain Tajung pada umumnya berbentuk sarung dan sering digunakan oleh pria pada acara resmi atau sakral. Dengan mengombinasikan bahan polos dengan tidak mengubah budaya dan tetap melestarikan bahan-bahan khas Palembang untuk menuju dunia mode muslimah yang saat ini telah berkembang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
