
Tidak mudah untuk menjauh dari orang yang dicintai. Namun ada kalanya keputusan berpisah dianggap lebih baik daripada bersama jika terus-terusan bertengkar.
JawaPos.com - Berpisah memang menyakitkan. Sebelum menuju tahap itu pasti ada fase-fase atau gejala tertentu yang membuat hubungan retak. Salah satu pihak barangkali sudah berusaha mempertahankan namun tetap saja masalah semakin meruncing.
Tidak mudah untuk menjauh dari orang yang dicintai. Namun ada kalanya keputusan berpisah dianggap lebih baik daripada bersama.
Jadi, bagaimana gejala kapan harus pisah dengan seseorang? 8 tanda emosional seperti dilansir dari YourTango, Kamis (27/12), membuat seseorang bisa mengetahui kapan mereka harus pisah.
Ada yang Salah
Itu wajar untuk mengalami beberapa keraguan dalam setiap hubungan. Akan tetapi ketika jauh di lubuk hati terdalam sudah memiliki firasat, itu bisa menjadi sinyal kuat. Pikiran bahwa si dia bukan masa depan yang tepat terlihat jelas.
Lelah
Jika sebagian besar interaksi dan pertemuan dengan pasangan membuat lelah, jengkel, dan lebih sedih daripada saat sendirian. Jika demikian Anda harus jujur pada diri sendiri kalau inilah saatnya untuk pergi.
Tak Saling Dukung
Terkadang, satu orang harus berkorban sedikit lebih banyak daripada yang lain karena itu adalah sifat kehidupan. Tetapi ketika satu orang berhenti menghargai ambisi orang lain dan hanya berfokus pada keinginan mereka sendiri (egois), maka itu akan menimbulkan rasa tak hormat.
Hilang Rasa Menghargai Keluarganya
Ketika pasangan suami istri sudah bertengkar hingga dua keluarga, maka itu sinyal buruk. Sebab seseorang harus selalu menghormati orang-orang yang telah ada dalam kehidupan pasangan termasuk keluarga.
Beda Prinsip
Perbedaan prinsip terlihat jelas. Dia ingin anak-anak dan Anda tidak. Dia ingin menikah dan Anda tidak. Hingga soal keyakinan atau agama. Tak ada yang salah untuk berbeda. Tetapi jika sudah berbeda pandangan hidup dan itu tak bisa sejalan, lebih baij berpisah.
Lebih Bahagia Saat Dulu
Bersama pasangan harus membuat Anda merasa bahagia dan ingin melakukan banyak hal dengan orang itu. Namun jika justru merasa lebih bahagia di masa lalu tanpanya, itu menjadi tanda untuk pisah.
Terlalu Banyak Mengeluh

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
