
Para model memamerkan tren potongan rambut karya penata rambut profesional dalam ajang Ilvasto Live Convention.
JawaPos.com - Memasuki akhir tahun membuat semua pencinta gaya rambut bersiap untuk berkreasi lebih berani. Jika tren ombre dan pewarnaan sempat populer dalam dua tahun terakhir, maka tahun depan tentu akan ada gaya rambut terbaru.
Karena itu, label produk perawatan rambut dan kecantikan Ilvasto mempertemukan ratusan hair stlylist profesional di Indonesia dan mancanegara dalam ajang Ilvasto Live Convention. Rangkaian pertemuan tersebut dikemas dalam berbagai kegiatan pertemuan, seminar, dan pagelaran hair show.
"Tema besar kami mengumpulkan penata rambut profesional adalah untuk membahas Global Trends Updates, inovasi, dan terobosan baru yang akan mendorong bisnis salon di Indonesia," kata Event Manager Ilvasto Emmanuel Mamo dalam konferensi pers di Grand Hyatt, Selasa (16/10).
Mamo menjelaskan para penata rambut dalam bisnis salon saat ini bukan hanya bersaing dengan rekan satu profesi, tetapi bersaing dengan teknologi. Perkembangan e-commerce dalam segala lini menuntut penata rambut juga harus berinovasi.
"Kami pesaingnya masih perjuangkan agar bisa bersaing di tengah gempuran teknologi. Kebanyakan teman-teman penata rambut masiu menggunakan media sosial untuk kepentingan pribadi. Kami mau ubah pendapat ini, yuk manfaatkan dalam bisnis yanh positif. Karena mau enggak mau, kami harus ikut. Jika tidak, kami bisa ditinggalkan. Memang pada awalnya tersendat tetapi itu biasa," papar Mamo.
Inovasi yang dilakukan adalah seperti aplikasi salon yang menawarkan pelayanan datang ke rumah. Atau ada juga salon yang menawarkan sistem pesanan secara online atau online order.
Bicara soal tren, Ilvasto menawarkan berbagai lini perawatan rambut seperti Smartplex Keratin Treatment, Terra Diverde Keratin Shampoo dan Conditioner, Terra Diverde Blu Spa dan berbagai macam lainnya. Menurutnya tren pewarnaan tahun ini dan tahun 2019 masih diminati sehingga penata rambut tak hanya fokus pada pewarnaan tetapi juga perawatan rambut yang diwarnai.
"Rambut yang sudah diwarnai pasti mudah rusak dan patah. Dengan perawatan keratin itu bisa memasukkan kembali keratin ke rambut sehingga tetap lembut dan berkilau. Rambut normal yang enggak diwarnai saja bisa kering apalagi diwarnai. Perlu ada keratin treatment," katanya.
CEO Senergia Group Shierly Nangoy menjelaskan kegiatan tersebut digelar sejak 14-17 Oktober dengan mengundang ratusan top salon di seluruh Indonesia. Tamu undangan juga bisa melihat langsung dan belajar mempersiapkan model untuk acara hairshow dengan materi bervariasi dan juga makeupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
