Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 9 September 2018 | 15.00 WIB

Mau Cantik dengan Suntik Putih? Pahami Dulu Kandungan Cairannya

Ilustrasi suntik putih dengan vitamin C yang mencerahkan. - Image

Ilustrasi suntik putih dengan vitamin C yang mencerahkan.

JawaPos.com - Memiliki kulit putih dan bersinar masih menjadi impian sebagian kaum hawa. Tak puas hanya dengan aplikasi krim dan lotion, upaya yang lebih ekstrim pun dilakukan. Salah satunya adalah lewat perawatan yang dikenal masyarakat dengan 'suntik putih'. Tapi, sebenarnya bagaimana prosedur suntik putih?


Menurut dr. Lanny Juniarti, seorang Ahli Estetika, sebenarnya secara medis, yang dimaksud suntik putih adalah memasukan vitamin C ke dalam tubuh. Awalnya suntik vitamin C hanya dilakukan untuk recovery penyakit, membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan fungsi kesehatan.


Namun berkat kandungan sifat antioksidan pada vitamin C, maka bisa membuat kulit terasa lebih segar dan terang. Sehingga, ia menekankan, suntik vitamin C hanya bisa membuat kulit menjadi lebih terang, bukan untuk memutihkan seperti yang selama ini diberitakan. 


Dengan kata lain, secara medis warna pigmen kulit sudah ditentukan dari faktor genetik atau lahiriah. Tidak ada yang diubah dari warna kulit. Hanya menjadikannya lebih muda hingga terlihat putih.


"Kulit yang sudah terinjeksi vitamin C, maka menjadi lebih terang. Mengingat sifat oksidasi bisa membuat warna pigmen kulit menjadi lebih pucat atau lebih muda. Maka bahan apapun yang sifatnya antioksidan, pasti akan membuat warna kulit kita menjadi lebih terang," ujar Lanny kepada JawaPos.com belum lama ini.



Ia memaparkan 'suntik putih' yang dilakukan selama ini merupakan kombinasi dari larutan vitamin C dan bahan-bahan lainnya, seperti gluthatione atau kolagen. Larutan ini cenderung tidak berwarna hingga berwarna sedikit kekuningan. Selama prosedur ini, larutan vitamin C akan disuntikkan secara lambat ke dalam pembuluh darah.


Sifat antioksidan kuat dalam vitamin C, perlahan membantu melindungi kulit dari penuaan dan kusam akibat radiasi paparan sinar UV. Selain itu juga ampuh untuk memperbaiki kerusakan jaringan kulit. Hasilnya kulit terlihat lebih cerah, kencang, dan terhidrasi.


"Awalnya untuk kesehatan, tapi karena fungsi lainnya dia punya sifat antioksidan yang membuat kulit jadi tereduksi dan warnanya terlihat lebih terang dan halus. Sehingga industri kecantikan akhirnya mengambil benefit ini," pungkasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore