Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Juli 2018 | 20.11 WIB

Hindari Pria 'Abu-abu', Perjelas Komitmen Hubungan dengan 3 Cara

Ilustrasi seorang perempuan harus berani memperjelas hubungannya dengan pria. - Image

Ilustrasi seorang perempuan harus berani memperjelas hubungannya dengan pria.

JawaPos.com - Jika saat ini Anda sedang dekat atau menjalin hubungan spesial dengan seorang pria, maka pastikan dulu status hubungan tersebut. Jangan sampai perasaan sudah terlanjur dalam dan jatuh cinta, tetapi sang pria enggan menjalin komitmen serius. Pria 'abu-abu' seperti itu saat ini semakin banyak beredar seiring berkembangnya media sosial.


Semuanya tentu terserah pada masing-masing pasangan. Jika memang ingin menjalani hubungan santai tanpa status, tentu tak masalah jika berjalan tanpa komitmen. Akan menjadi masalah jika perempuan mengharapkan kejelasan sikap dan status pria yang menjadi pasangannya.


Dilansir dari YourTango, Jumat (27/7), ada tiga trik yang bisa dilakukan perempuan untuk memperjelas status hubungan mereka. Tak masalah jika perempuan bertanya lebih dulu, untuk kelanggengan hubungan ke depan.


Dalam penelitian terbaru, sepertiga dari peserta penelitian mengatakan bahwa mereka akan merasa lebih optimis jika pasangan menunjukkan komitmen. Selain itu, sebagian besar peserta yang berkomitmen akhirnya menikah dan lebih bahagia.


1. Ketahui Tingkatan komitmen yang Anda Inginkan


Sejauh apa komitmen yang Anda inginkan? Ingin jalani dulu hubungan tersebut. Atau ingin bertunangan dan menggunakan cincin ikatan. Atau memang ingin melangkah ke jenjang pernikahan. Tingkatan komitmen tersebut harus disesuaikan dengan visi misi pasangan. Tanyakan hal itu kepada pasangan, sehingga Anda mengetahui dengan jelas komitmennya.


2. Batas Waktu


Tetap harus menentukan target atau batas waktu hubungan. Pembatasan waktu ini oleh wanita juga berkaitan erat dengan umur. Jika terlalu lama digantung, wanita akan mendesak untuk dinikahi. Apalagi hal itu bertepatan dengan reproduksi perempuan yang ingin memiliki anak. Maka berapa lama Anda sebagai wanita sanggup untuk menunggu?


3. Samakan Komitmen


Cari tahu apakah Anda berdua menginginkan komitmen yang sama. Pasangan tidak bisa membaca pikiran kita. Bukan sebagai ultimatum atau ancaman, kesamaan visi misi dalam hubungan tentu menjadi penting. Dan jika berbicara tentang komitmen dengan pasangan justru membuatnya takut, maka berpikirlah positif. Anda bisa menilai apakah hubungan tersebut bisa dipertahankan atau dihentikan. Meski keputusan tersebut akan sulit untuk diambil, namun hubungan yang jelas akan memberi kepastian.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore