
Ilustrasi penggunaan lotion untuk melindungi kulit dari sinar matahari.
JawaPos.com - Melakukan aktivitas luar ruangan atau berlibur ke pantai memang sangat menyenangkan di tengah cuaca musim panas yang cerah. Namun paparan sinar matahari menyengat juga berisiko yang kurang baik bagi kesehatan kulit, bahkan hingga memicu kanker.
Dilansir dari Hello Magazine, Senin (9/7), sebuah penelitian yang dilakukan oleh British Association of Dermatologists menemukan bahwa lebih dari satu dari tiga atau sekitar 35 persen orang Inggris telah terbakar sinar matahari pada tahun lalu. Sementara 46 persen mengaku kulitnya melepuh selama melakukan perjalanan ke luar negeri.
Untuk mengurangi risiko kulit gosong dan terbakar saat musim panas, seorang ahli farmasi, Anshu Bhimba memberikan kiat efektif:
1. Gunakan Lotion Secukupnya
Sangat penting menggunakan lotion atau sunscreen yang cukup saat musim panas. Namun pastikan untuk mengaplikasikan tabir surya ke area yang sama tidak lebih dari dua kali. Terapkan jumlah yang setara dengan ukuran bola golf (atau enam sendok teh) untuk menutupi seluruh tubuh Anda.
2. Perhatikan Kandungan SPF yang Tepat
Begitu banyaknya produk kecantikan terkadang membuat susah memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit. Jenis kulit yang berbeda memiliki kebutuhan yang berbeda pula.
Kulit sangat pucat, bintik-bintik, mata biru, dan rambut pirang atau merah membutuhkan SPF 50+. Sedangkan kulit yang cerah dengan mata biru, hijau, atau cokelat membutuhkan SPF 50, dan SPF 30 untuk kulit yang cukup gelap. SPF 30 cocok untuk kulit Mediterania yang dominan dengan coklat atau rambut coklat gelap dan mata coklat. Terakhir, untuk kulit hitam dengan rambut hitam dan mata coklat gelap idealnya menggunakan SPF 15.
3. Perlindungan terhadap Kulit Anak-anak
Kulit anak-anak lebih halus dan sensitif terhadap kerusakan UV. Untuk melindungi kulit anak, disarankan menggunakan SPF 50 atau lebih, dan tidak pernah di bawah SPF 30. Jika si kecil masuk dan keluar dari kolam renang pastikan untuk mengoleskan kembali setelah menggunakan handuk kering.
4. Pilih Tempat yang Teduh
Meskipun berada di bawah payung, tidak akan sepenuhnya melindungi kulit dari sinar UV. Untuk menghindari sinar UV-B, perlu selalu berlindung daerah yang teduh. Jika Anda memiliki riwayat kerusakan akibat sinar matahari atau kanker kulit, selalu gunakan sunscreen dengan SPF yang paling tinggi dan carilah tempat teduh jika memungkinkan.
Aplikasikan sunscreen setengah jam sebelum keluar rumah, lalu pakai kembali minimal setiap dua jam. Kulit yang terhidrasi lebih rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari, jadi minimalisasi penggunaan air. Sekalipun tabir surya yang digunakan berjenis waterproof, tetap saja rentan luntur. Jadi aplikasikan kembali setelah kulit basah atau berkeringat dengan menggunakan handuk.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
