
Batik Kontemporer di Pasaraya Blok M
JawaPos.com - Bulan lalu, pengunjung Pasaraya Blok M dihebohkan dengan aksi borong besar-besaran terkait penutupan gerai Matahari. Pasaraya memastikan diri akan tetap eksis setelah 43 tahun berdiri. Bahkan hari ini di Hari Batik Nasional, Pasaraya mempersembahkan Tribute to Batik kepada masyarakat dengan meriah. Batik yang diperkenalkan adalah batik kontemporer.
Batik yang diusung kali ini bertema kontemporer karya desainer Agnes Budi Surya. Berbagai pagelaran busana batik yang ditampilkan begitu menarik dengan warna-warna kontemporer di atas kain organza dan katun.
"Selama ini dukungan kami terhadap batik luar biasa. Kami menyediakan gerai 5 ribu meter sebagai penghargaan bagi batik tulis ataupun batik cap," kata CEO Pasaraya Blok M Medina Latief di lokasi, Senin (2/10).
Tribute to Batik digelar sebagai agenda tahunan. Tahun ini, pengunjung bisa menjumpai kemeriahan haru batik pada 2-8 Oktober 2017. Dari mulai bazar batik kontemporer dan bazar makanan serta aneka lomba batik, pagelaran busana, dan acara musik.
"Pesanan batik di Pasaraya begitu tinggi. Motif kontemporer menjadi salah satu jenis paling diminati dalam beberapa bulan terakhir," jelas Medina.
Batik kontemporer adalah modifikasi dari motif batik yang telah ada. Kemudian digabungkan seperti motif parang dan klithik atau improvisasi dari motif sekar jagad. Biasanya motif tersebut diterapkan pada busana batik dengan model yang agak rumit.
"Namun kini batik kontemporer lebih fleksibel mengikuti keinginan masyarakat," kata Medina.
Rancangan dari motif batik kontemporer didorong oleh tingginya permintaan pemakai batik yang berorientasi pada tren baru. Kini berbagai kalangan, tidak lagi menganggap batik sebagai sandang yang hanya dipakai pada saat acara formal. Peminatnya semakin banyak karena batik kontemporer juga mulai diminati untuk fesyen informal. Mulaii dari motif untuk tas, baju kasual, topi, dan sepatu atau sandal.
"Harapan kami dengan kegiatan ini semakin mengangkat kecintaan masyarakat terhadap batik dan karya anak bangsa," tutup Medina.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
