
Ilustrasi
JawaPos.com – Tak semua generasi milenial hidup mewah. Banyak pula dari mereka yang memiliki tekad untuk hidup cerdas dengan
memikirkan investasi dan kehidupan yang investasi.
Bukan berarti terlalu pelit atau berhemat atau hidup sederhana, tetapi generasi milenial juga harus memikirkan kehidupan jangka panjang.
Pengamat Sosial Universitas Indonesia (UI), Devie Rahmawati menjelaskan, generasi milenial yang masih memikirkan untuk menabung dan
berinvestasi, pasti memiliki karakter yang sudah terbiasa hidup efisien sejak kecil.
Hal itu tak terlepas dari pola asuh atau pendidikan di dalam keluarga oleh orang tua mereka. Salah satunya soal mengelola perencanaan keuangan.
“Gaya hidup efisien tadi, pasti sejak kecil sudah terbiasa hidup efisien bukan sederhana. Orang tua ajarkan bagaimana kelola keuangan.
Sebab anak-anak zaman sekarang jarang sekali dilatih kelola uang. Anak-anak dibiarkan bergantung pada orang tuanya,” kata Devie kepada
JawaPos.com, Senin (14/8).
Devie menambahkan, orang tua yang memiliki anak lahir di zaman global cenderung memanjakan anak-anaknya. Seolah para orang tua itu tak
mau anak mereka hidup seperti mereka di masa lalu.
“Namun hal itu salah, seolah anak tumbuh menjadi generasi yang tak mandiri. Tak bisa mengelola keuangan,” katanya.
Ada berbagai cara agar generasi milenial mau berpikir untuk berinvestasi. Devie menjelaskan investasi tak hanya dengan properti atau
membeli rumah, akan tetapi mulailah dari yang paling mudah. Berikut pemaparannya:
Harus Mandiri
Anak muda saat ini memiliki tren lebih suka tinggal dengan orang tua. Sehingga ideologi kolektif tinggal bersama orang tua membuat
anak tak mandiri selalu berada dalam cengkraman orang tua.
Hidup Pasang Surut
Generasi milenial harus sadar bahwa hidup bukan hanya sekadar mendapatkan apresiasi dan pujian dari orang lain lewat media sosial.Tapi bahwa di masa datang akan banyak krisis menghadang yang dihadapi. Maka cara mempersiapkan diri adalah dengan berinvestasi.
Memilih Investasi
Properti bukan sebuah bisnis yang mudah dan murah. Tentu membutuhkan waktu untuk menabung salah satunya untuk mebahyar uang muka dan cicilan.
Maka bisa memulainya dari hal yang paling mudah dan cepat. Misalnya dengan membeli emas atau perhiasan sambil kemudian
menabung perlahan untuk membeli properti di masa depan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
