alexametrics

Perlukah Kulit Puasa dari Aneka Produk Kecantikan?

4 Agustus 2020, 14:21:43 WIB

JawaPos.com – Hampir setiap hari rasanya perempuan menerapkan berbagai produk kecantikan pada wajahnya. Seperti pelembap hingga bedak. Lantas, perlukah kulit berpuasa dari produk skin care?

Dilansir dari Science Times, Selasa (4/8), Skin Fasting atau Kulit Berpuasa itu berarti membuat kulit istirahat dari produk perawatan. Sehingga kulit akan memperbaiki dan meremajakan diri. Benarkah demikian?

Meski begitu hal itu tak sepenuhnya benar. Ahli kecantikan Dr. Anjali Mahto percaya bahwa metode ini tidak ideal.

“Tiba-tiba berhenti menggunakan semua produk sepenuhnya dan hanya mencuci muka mereka dengan air biasa, ini bukan ide yang baik untuk menghentikan semua produk,” jelasnya.

Menurut dr. Anjali, paling penting adalah membersihkan. Itu menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit seseorang dan menghilangkan keringat, kotoran, bakteri, dan polusi dari permukaan kulit.

“Berguna untuk kebersihan pribadi serta pencegahan penuaan kulit lebih dini,” katanya.

Orang-orang memiliki berbagai jenis kulit berbeda. Jadi puasa untuk kulit mungkin berbeda metodenya untuk semua orang. Beberapa orang mungkin cepat mengering kulitnya dengan menghentikan satu atau dua produk atau mengurangi jumlah produk setiap hari. Yang lain dapat melakukannya dan cukup hanya dibilas dengan air.

Sementara banyak ahli kecantikan menentang puasa kulit. Mereka lebih suka merekomendasikan istolah ‘diet kulit’. Artinya diet atau membatasi lebih sedikit produk. Perawat Dermatologi Emma Coleman menegaskan hal itu.

“Puasa kulit berawal pada filosofi Hippocrates, seorang dokter Yunani kuno. Namun diet atau membatasi penggunaan produk kecantikan akan lebih baik,” tuturnya.

Perawatan kulit rutin misalnya terdiri dari pembersih, vitamin E, pelembab dan tabir surya untuk hari yang cerah sebelum memakai make-up. Di malam hari, misalnya krim malam atau berbagai krom lainnya. Jika ingin membatasi atau menghentikan salah satunya, cobalah berkonsultasi dulu dengan salon atau klinik kecantikan sehingga hasilnya bukan dari coba-coba.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani




Close Ads