Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Juni 2021 | 22.04 WIB

Ogah Selingkuh, Milenial Ternyata Lebih Setia daripada Lansia

Ilustrasi selingkuh - Image

Ilustrasi selingkuh

JawaPos.com - Usia ternyata bisa menjadi patokan atau indikator untuk mengukur kesetiaan. Di satu sisi, usia milenial dinilai sulit bersikap serius dan berkomitmen dalam hubungan. Namun ternyata, lansia juga belum tentu setia.

Jajak pendapat Gallup dari Amerika Serikat baru-baru ini menemukan bahwa 92 persen orang setuju bahwa perselingkuhan dalam perkawinan adalah salah secara moral.  Dan menjadikan selingkuh isu yang paling dikritik secara universal di antara mereka yang diuji dalam jajak pendapat.

Faktanya, 16 persen orang menikah melaporkan memiliki setidaknya pernah berselingkuh satu kali sejak menikah. Dan ternyata pelakunya, orang yang berusia di atas 55 tahun menyebabkan lebih banyak penderitaan.

Setiap tahun sejak 1991, General Social Survey (GSS), survei wawancara pribadi yang digunakan untuk mengukur pergeseran perspektif tentang isu-isu kompleks, telah mengajukan pertanyaan ini kepada orang Amerika. Setelah meninjau dan menganalisis data GSS ini, Institute for Family Studies menemukan bahwa mulai tahun 2000, orang yang berusia di atas 55 tahun kemungkinan besar lebih rentan terlibat dalam perselingkuhan di luar nikah sementara tingkat perselingkuhan di antara orang Amerika yang lebih muda menurun. Orang-orang antara usia 60 dan 79 melaporkan tingkat perselingkuhan tertinggi secara keseluruhan.

Para peneliti berspekulasi bahwa ini bisa disebabkan banyak faktor. Misalnya karena pasangan yang berusia di atas 55 tahun lebih tua dan lebih mungkin bosan karena sudah menikah lebih lama. Sehingga mereka memiliki lebih banyak kesempatan atau keinginan untuk selingkuh.

Tentu saja ada cara lain yang dilakukan milenial untuk mengubah adegan kencan dan hubungan. Seperti yang ditunjukkan The Atlantic, monogami dan pernikahan tidak lagi dianggap sebagai jalur untuk generasi muda. Milenial lebih menerima hubungan terbuka, poliamori, dan hidup bersama di luar nikah daripada di masa lalu. Milenial yang memilih pernikahan monogami telah melakukannya dengan lebih sengaja dan selektif.

Sebuah studi Pew Research Center berjudul Millennials in Adulthood menemukan bahwa hanya 46 persen milenial yang menikah, dibandingkan dengan 67 persen Boomer (lansia) awal dan 57 persen Gen X pada usia yang sama.

 

Dilansir dari Best Life, Rabu (2/6), lalu apa saja tanda-tanda selingkuh yang harus diwaspadai?

 


  1. Posesif kepada Pasangan


Seorang psikolog klinis berlisensi dan penulis, John Mayer, PhD, mengatakan ketika seorang pasangan tampaknya tiba-tiba disibukkan dengan jadwal pasangannya, maka bisa saja hal itu menutupi minat romantis mereka yang baru.

 

  1. Ada Perubahan dengan Hubungan Pertemanan


"Ketika berbicara tentang selingkuh, ada kemungkinan besar teman pasangan Anda tahu apa yang sebenarnya terjadi sebelum Anda melakukannya," kata psikolog Paul Coleman, PsyD. "Bisa jadi teman-teman pasangan Anda menjadi semakin canggung atau menjauh dari Anda tanpa penjelasan lain," katanya.

 

  1. Merawat Diri dan Bugar


Ketika melihat pasangan merawat diri sendiri dengan lebih baik, ada juga hubungan yang mengejutkan antara kebugaran dan perselingkuhan. Sebuah survei terhadap 1.100 anggota situs Ashley Madison (melalui The Sydney Morning Herald) mengungkapkan bahwa hampir 75 persen pelanggan situs selingkuh itu berolahraga dengan harapan mempertahankan minat dari pasangan di luar nikah mereka.

 

  1. Protektif kepada Gadget


Jika pasangan tiba-tiba lebih merahasiakan perangkat mereka, mereka mungkin menyembunyikan sesuatu. Pelaku selingkuh cenderung menggunakan ponsel dan komputer  untuk menyembunyikan sesuatu. Jika ponsel dan laptop pasangan Anda tidak pernah meminta kata sandi sebelumnya, dan sekarang mereka melakukannya, itu bukan pertanda baik. (*)

 

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore