
Cuaca tropis mengharuskan kulit wajah memiliki perawatan wajah yang baik.
JawaPos.com - Indonesia adalah negara tropis dengan intensitas sinar matahari tinggi dibandingkan negara empat musim. Meskipun berada pada iklim tropis, namun tingkat kelembaban udara di Indonesia tinggi. Kondisi cuaca dan iklim ini akan mempengaruhi kondisi kulit penduduk yang tinggal di Indonesi.
Berdasarkan jumlah melanin atau sel pembentuk warna kulit, ada enam tipe kulit, yang biasanya diwakili dengan nomer 1 sampai dengan 6. Semakin besar nomernya, semakin gelap warna kulit. Rata-rata penduduk asli Indonesia memiliki tipe kulit 4, 5, dan 6 yaitu kulit coklat cenderung gelap. Selain dari warnanya, karakter kulit orang Indonesia juga mudah timbul pigmentasi, kusam, dan cenderung kering karena banyak mengeluarkan keringat.
“Sebenarnya warna kulit coklat atau gelap untuk orang Indonesia lebih menguntungkan karena kadar melanin tinggi sehingga kulit terproteksi dengan baik dari sinar matahari. Hanya saja reaksinya lebih cepat sampai terbentuk pigmentasi atau bintik-bintik coklat di kulit. Bahkan di Indonesia flek atau deposit melanin sudah bisa muncul di usia 20-an.” jelas Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Anesia Tania SpKK dalam acara Talkshow yang diselenggarakan Ristra Cosmetodermatology, Selasa (24/4).
Perawatan kulit paling utama di negara tropis adalah perlindungan dari sinar matahari. Sinar matahari mempercepat penuaan dini, sehingga kulit harus dilindungi.
“Penuaan dini kulit lebih cepat dialami orang yang sering terpapar sinar matahari. Untuk melindungi kulit dari sinar matahari dapat dilakukan dengan proteksi fisik dan kimia. Proteksi fisik misalnya menggunakan topi, payung, atau kacamata hitam. Sedangkan proteksi kimia dilakukan dengan penggunaan sunscreen,” jelas dr. Anes.
Sunscreen
Sunscreen berbeda dengan sunblock. Sunscreen lebih protektif dibandingkan sunblok karena memiliki spketrum luas, melindungi kulit dari sinar UV A dan UV B. Produk sunscreen ditandai dengan kadar Sun Protector Factor (SPF) sekaligus PA.
“Kebutuhan SPF berbeda tergantung lama aktivitas. Untuk tipe kulit 4-6, yaitu kulit tropis, SPF 15 sudah cukup protektif terhadap sinar matahari," jelasnya.
SPF 15 artinya bisa bertahan 2-3 jam. Semakin terang kulit, SPF semakin tinggi. Ingat bahwa sunscreen baru aktif minimal 30 menit setelah diaplikasikan.
"Jadi gunakan minimal 30 menit sebelum beraktivitas, dan ulangi setiap 2-5 jam tergantung kandungan SPF-nya,” tutup dr Anes.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
