
ilustrasi pria tengah membersihkan gigi dengan kayu siwak
JawaPos.com - Saat puasa, menahan asupan dari mulai imsak hingga Magrib membuat seseorang harus menjaga kesehatan gigi dan mulutnya. Alangkah lebih baik bila bahan dan kandungan yang digunakan saat membersihkan gigi sebisa mungkin mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah siwak.
Siwak, salah satu bahan alami yang telah lama dipercaya sejak lama untuk mengatasi masalah kesehatan mulut dan gigi. Tanaman dengan batang bengkok berbau khas ini efektif dalam menghilangkan endapan plak dan menjaga kebersihan mulut.
Siwak berasal dari tanaman yang disebut salvadore persica yang tumbuh di sekitar Mekkah dan di Timur Tengah. Beberapa hadits menyebutkan manfaat siwak dalam menjaga kebersihan mulut. Oleh karena itu, siwak telah digunakan secara luas di kalangan umat Islam sejak Nabi Muhammad SAW, seperti ada tertulis dalam Hadits Riwayat Bukhari, “Dari Hudzaifah ibnul Yaman Radhiyallahu ‘anhu, dia pun berkata: Adalah Rasulullah jika bangun dari malam dia mencuci menggosok mulutnya (dengan) siwak.”
Hingga kini, siwak sangat dianjurkan dalam program kesehatan gigi preventif di negara-negara Muslim. “Mengenai siwak ini ditulis juga dalam Hadits shahih riwayat Ahmad yang berkata bahwa siwak merupakan kebersihan bagi mulut dan keridhaan bagi Rabb,” kata Ketua Umum BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim) Syifa Fauzia dalam peluncuran Sasha Halal Toothpaste yang merupakan pasta gigi pertama di Indonesia dengan serpihan siwak asli dan ekstrak daun sirih, Jumat (18/5).
Syifa mengatakan, bersiwak adalah salah satu sunnah Nabi yang keutamaan dan dorongan untuk melakukannya terdapat dalam beberapa hadits yang banyak jumlahnya. Adapun penjelasan beberapa hadits tersebut mencakup setiap alat yang bisa digunakan untuk membersihkan gigi, jika memang dengan alat tersebut tercapai tujuan kebersihan gigi dan dilakukan dengan niat melaksanakan sunnah siwak.
Maka dari segi medis, Dokter Gigi dan Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Indonesia drg. Nada Ismah, Sp.Ort, menjelaskan, penggunaan siwak sejak jaman dahulu memiliki alasan yang tepat. Maka sudah saatnya kembali ke alam. Apa saja manfaat siwak?
1. Pembersih Gigi Alami
Di dalam siwak terdapat 19 zat alami, seperti fluor, sulfur, anitiseptic Astringent, chlorin, essenial oils, dan lain- lain. Kandungan ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi dan mencegah berbagai masalah gigi serta mulut. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), telah merekomendasikan Siwak sebagai alat pembersih gigi dan mulut yang alami.
2. Antiseptik Alami
Siwak pun telah lama digunakan sebagai tradisi turun temurun di banyak negara. "Mengunyah pohon Siwak di Jepang dikenal dengan koyoji, gesam bila di Hebrew, gisa di Aramaic dan mastic di negara- negara lain. Penggunaan siwak ini membuktikan bahwa kayu siwak aman digunakan,” tambah Nada.
Penelitian menyebutkan, siwak mengandung sejumlah antiseptik alami yang membunuh mikroorganisme berbahaya di mulut, asam cokelat yang melindungi gusi dari penyakit, mencegah gigi berlubang, berwarna dan membusuk, serta minyak aromatik yang meningkatkan air liur.
“Oleh karenanya, siwak sangat baik juga digunakan saat kita memasuki bulan puasa, di mana tidak adanya aktivitas mengunyah selama 12 jam lebih sehingga air liurpun ikut berkurang,” ujarnya.
Dari sekian banyaknya manfaat siwak, sayangnya masyarakat modern kini tidak lagi melakukannya. Ketidakpraktisan serta kesulitan memperoleh siwak menjadi alasannya. “Kini kayu Siwak bisa diubah menjadi bubuk atau pasta pendamping pembersihan gigi,” jelas Nada.
3. Nafas Segar
Untuk membantu membersihkan gigi dan mulut sekaligus mendekatkan diri pada ajaran Nabi, PT. Kino Indonesia Tbk menghadirkan Sasha Halal Toothpaste yang merupakan pasta gigi pertama di Indonesia dengan serpihan siwak asli dan ekstrak daun sirih untuk membunuh bakteri penyebab plak dan bau mulut sehingga napas segar tahan lama.
Sasha Halal Toothpaste adalah siwak asli yang diserpihkan, bukan diekstrak seperti pada produk lainnya. Tidak mengandung alkohol dan bahan lainnya yang berasal dari hewan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
