Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Januari 2026 | 20.43 WIB

Buah Jeruk Dipercaya Bawa Hoki? Ini 7 Alasannya yang Perlu Anda Tahu dalam Perayaan Imlek

Ilustrasi jeruk mandarin/freepik

JawaPos.com - Jeruk menjadi sajian yang selalu hadir dalam perayaan imlek. Jeruk memang memiliki makna penting dalam budaya tionghoa.

Tidak hanya menyegarkan saat disantap, jeruk mandarin juga kerap digunakan sebagai bagian dari persembahan.

Menurut budaya masyarakat tionghoa, jeruk  dipercaya membawa keberuntungan. Lantas, apa yang membuat buah ini begitu identik dengan pembawa hoki?. 

Terdapat tujuh penjelasan yang menjadikan jeruk sebagai ikon imlek, yang dipercaya sebagai buah keberuntungan.

Merangkum informasi dari laman arty.alibaba.com serta eddotmarket.sg berikut penjelasan mengapa jeruk membawa hoki bagi masyarakat tionghoa.

  1. Simbol keberuntungan (Jixiang) dan (gam)

Pada bahasa mandarin jeruk disebut dengan juzi, yang terdengar mirip dengan jixiang, yang artinya keberuntungan.

Sementara, dalam bahasa kanton, pelafalan jeruk (gam) terdengar mirip dengan emas. Oleh karena itu, jeruk menjadi simbol pembawa hoki. 

  1. Warna pembawa hoki

Warna jeruk juga berperan penting. Jeruk memiliki warna kuning atau oranye cerah yang menyerupai emas. Sehingga semakin menguatkannya sebagai simbol kemakmuran. 

  1. Bentuk bulat lambang persatuan keluarga

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore