Ilustrasi seorang perempuan yang sedang mengemudi merasakan pusing akibat mabuk perjalanan (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Mabuk perjalanan atau motion sickness adalah kondisi tidak nyaman ketika bepergian menggunakan kendaraan, baik itu mobil, kereta, atau pesawat. Kondisi ini terjadi akibat sinyal yang diterima otak tidak selaras dari indera penglihatan, telinga bagian dalam, serta saraf tubuh.
Mabuk perjalanan dapat terjadi karena saat tubuh berada di dalam kendaraan, mata mungkin melihat kondisi yang tampak diam, tetapi sistem keseimbangan di telinga dalam merasakan gerakan. Ketidaksesuaian sinyal inilah yang membuat tubuh merespons dengan gejala khas mabuk perjalanan.
Penyebab Mabuk Perjalanan
Penyebab utama terjadinya mabuk perjalanan adalah ketidaksesuaian antara sinyal yang masuk ke otak untuk menyeimbangkan diri, dengan kondisi yang dilihat oleh mata. Ketika tubuh tidak mampu mengelola seluruh sinyal yang masuk, akibatnya seseorang akan merasa pusing, mual, dan tidak enak badan.
Dikutip dari Alodokter, terdapat pula beberapa kondisi lain yang dapat membuat seseorang lebih rentan mengalami mabuk perjalanan. Aktivitas seperti membaca buku atau menatap layar gawai saat kendaraan bergerak dapat menjadi pemicu awal mabuk perjalanan.
Hal ini terjadi karena pandangan yang fokus ke satu titik akan memperburuk ketidaksesuaian antara apa yang dilihat mata dan gerakan yang dirasakan telinga bagian dalam, sehingga memicu mual dan pusing. Selain itu, orang dengan riwayat migrain atau vertigo juga cenderung lebih mudah merasakan mabuk perjalanan.
Kondisi saat perubahan hormon seperti setelah mengonsumsi pil KB, menstruasi, atau kehamilan, dapat membuat tubuh lebih rentan mengalami gejala ini. Tidak hanya itu, gangguan pada telinga bagian dalam juga dapat meningkatkan kecenderungan seseorang mengalami mabuk perjalanan.
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan
Jika kamu atau orang di sekitar sudah terlanjur merasakan mabuk perjalanan, tidak perlu cemas atau panik. Dikutip dari Halodoc, lakukan cara ini agar kondisi mabuk perjalanan dapat diatasi.
1. Mengonsumsi Makanan Tertentu
Beberapa jenis makanan dapat membantu meredakan mabuk perjalanan, salah satunya adalah buah kering. Camilan ini kaya akan natrium sehingga mampu membantu mencegah rasa mual maupun muntah selama bepergian.
Selain itu, buah-buahan yang memiliki cita rasa asam juga dapat membantu meredakan mabuk perjalanan. Salah satu yang paling efektif adalah jeruk, karena kandungan dan aromanya mampu menurunkan rasa mual yang muncul akibat gerakan kendaraan yang berlebihan.
2. Alihkan Perhatian dengan Musik atau Berbincang
Dikarenakan membaca atau bermain gadget dapat memicu rasa pusing dan mual hingga muntah. Maka sebaiknya ketika bosan alihkan perhatian dengan mendengarkan musik atau lebih baik jika mengobrol dengan orang sekitarmu.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
