
Ilustrasi rekreasi keluarga. (Istimewa)
JawaPos.com - Di Indonesia, prospek industri rekreasi keluarga pada 2026 diperkirakan terus menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi yang tetap stabil, meningkatnya daya beli masyarakat urban, serta kebutuhan akan kegiatan leisure yang lebih berkualitas menjadi pendorong utama naiknya permintaan terhadap pusat hiburan modern.
Di berbagai kota besar, minat terhadap hiburan interaktif juga diprediksi melonjak, sehingga kehadiran rekreasi keluarga dengan konsep teknologi dan social play dianggap semakin sesuai dengan kebutuhan pasar.
Tidak hanya itu, berbagai proyeksi juga menunjukkan bahwa pasar family entertainment center (FEC) di Asia Tenggara akan tumbuh lebih cepat, seiring berkembangnya kelas menengah dan meningkatnya alokasi belanja untuk aktivitas bersama keluarga.
Dalam persaingan hiburan yang makin dinamis, tahun 2026 diperkirakan menjadi momen penting bagi penguatan integrasi digital dalam pengalaman offline. Konsumen akan mencari format hiburan hybrid yang mampu menggabungkan teknologi permainan terbaru, interaksi sosial yang menyenangkan, serta ruang yang selaras dengan gaya hidup masyarakat urban.
Hal ini turut dimanfaatkan oleh Timezone yang menghadirkan gerai terbesarnya di Jakarta sekaligus gerai independen pertamanya di area Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk (PIK). Berada di kawasan yang dikembangkan oleh Agung Sedayu Group. Langkah ini menandai inovasi penting bagi sebuah rekreasi keluarga, seiring komitmen untuk terus menghadirkan keseruan dan momen kebersamaan melalui pengalaman bermain yang penuh keceriaan.
Dengan luas 2.184 meter persegi, venue baru ini menghadirkan lebih dari 120 permainan dan atraksi, mulai dari Social Bowling hingga ClawTime. Tersedia pula ruang pesta dan cafe. Setiap fasilitas dirancang untuk membuat tamu merasa lebih nyaman, terlebih di akhir pekan.
"Pembukaan gerai independen pada kawasan Riverwalk Island PIK ini merupakan simbolis perayaan capaian yang terus berkembang seiring berjalannya waktu," ujar Naveen H, CEO TEEG Indonesia dalam keterangannya.
“Kami membangun ruang yang mencerminkan kebutuhan yang paling digemari masyarakat Indonesia. Yaitu adalah area bermain penuh warna dan juga membawa kesan vibrant, dan tentunya dapat dinikmati semua usia,” imbuhnya.
Sementara itu, berbagai riset global memprediksi industri hiburan dan rekreasi berbasis pengalaman (experience-based entertainment) akan mengalami pertumbuhan signifikan. Laporan lembaga riset pasar internasional memperkirakan sektor location-based entertainment (LBE) akan tumbuh di kisaran 8–10 persen secara global, didorong oleh peningkatan minat masyarakat terhadap hiburan luar rumah.
Tren ini juga mencerminkan preferensi generasi muda yang semakin mengutamakan aktivitas sosial dan pengalaman imersif dibandingkan hiburan konvensional.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
