
Wagub DKI Jakarta Rano Karno bersama Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana membuka Jakarta Fasion Ween, di Pondok Indah Mall (PIM) 3, Jakarta Selatan, Senin (20/10) malam. (Istimewa)
JawaPos.com-Sebanyak lebih dari 100 desainer meramaikan perhelatan ajang mode Jakarta Fashion Week (JFW) 2026 yang resmi digelar berlangsung di Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, hingga 2 November 2025.
“Saat kita memulai maraton mode selama 7 hari yang menampilkan 34 peragaan busana dan lebih dari 100 desainer, Jakarta Fashion Week bukan hanya perayaan mode. Ini adalah perayaan kolaborasi yang membuat kreativitas berkembang,” kata CEO GCMedia Group sekaligus Chairman Jakarta Fashion Week Svida Alisjahbana dalam pembukaan parade seremoni JFW 2026 di Jakarta, Senin.
Svida mengatakan Jakarta Fashion Week menghadirkan mulai dari nama-nama besar hingga talenta baru dari ajang Lomba Perancang Mode, Fashion Force, dan tentu saja para penggemar mode harian yang paling dinantikan, yang sekali lagi akan menentukan tren mode di tahun 2026.
“Kami tidak hanya membangun platform, tetapi juga jembatan membawa mode Indonesia ke panggung dunia,” tutur dia.
Jakarta Fashion Week 2026 juga menjadi platform edukatif dan kolaboratif, di mana inisiatif untuk terus memajukan industri fesyen Indonesia diwujudkan secara menyeluruh melalui Fashionlink, DEWI’s Luxe Market, Fashion Force Award, hingga forum diskusi Center Stage dan peragaan busana ikonik, DEWI Fashion Knights.
Salah satu sorotan utama tahun ini adalah ASEAN Fashion Parade, yang mempertemukan tiga desainer senior terkemuka dari Malaysia, Singapura, dan Filipina, menampilkan kreativitas dan solidaritas regional.
“Bersama-sama kita sedang membentuk tidak hanya masa depan mode Indonesia, tetapi juga warisan Jakarta, sebuah kota yang merayakan warisannya, merangkul inovasi, dan menjangkau dunia melalui kolaborasi,” tutur dia.
Memasuki tahun ke-18, JFW 2026 mengusung tema “The Legacy of Style” sebuah perayaan warisan budaya serta kreativitas akan inovasi dalam industri fashion tanah air.
“‘Legacy of Style’ karena kita selalu di Indonesia dihadapkan dengan warisan yang tidak ada ujungnya, setiap kita explore pasti ada yang baru, dan lalu kita melihat ke depan,” katanya. (*)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
