Ilustrasi perawatan kaki yang baik (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Kulit adalah organ terluas dalam tubuh manusia yang berfungsi sebagai pelindung pertama dari berbagai tekanan dan gesekan eksternal. Dalam melakukan aktivitas sehari-hari, kulit kita terus-menerus berinteraksi dengan berbagai permukaan, mulai dari alas kaki, alat musik, hingga peralatan kerja. Respons alami tubuh terhadap tekanan berulang adalah dengan membentuk lapisan pelindung tambahan pada area yang sering mengalami gesekan. Namun, ketika lapisan pelindung ini terbentuk secara berlebihan, dapat muncul kondisi yang dikenal sebagai kapalan atau callus.
Kapalan adalah penebalan kulit yang terjadi sebagai mekanisme pertahanan alami tubuh terhadap tekanan dan gesekan yang berulang-ulang. Kondisi ini ditandai dengan terbentuknya lapisan kulit yang keras, tebal, dan kasar pada area tertentu, biasanya tidak menimbulkan rasa sakit kecuali mengalami tekanan yang berlebihan. Kapalan berbeda dengan mata ikan (corn) yang cenderung lebih kecil, bulat, dan memiliki inti keras yang dapat menimbulkan nyeri. Meskipun umumnya tidak berbahaya, kapalan dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan mengganggu penampilan, terutama jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat.
Biasa kapalan juga muncul pada bagian tubuh yang mengalami gesekan atau tekanan konstan, terutama di area kaki dan tangan. Pada kaki, kapalan biasanya terbentuk di telapak kaki bagian depan, tumit, sisi jari kaki, atau bagian bawah ibu jari kaki akibat aktivitas berjalan atau berdiri dalam waktu lama. Di tangan, kapalan sering dijumpai pada telapak tangan, jari-jari, atau sela-sela jari, terutama pada orang yang melakukan pekerjaan manual atau aktivitas yang melibatkan penggunaan tangan secara intensif. Area lutut atau siku juga dapat mengalami kapalan pada individu yang sering berlutut atau menyandarkan siku pada permukaan keras untuk waktu yang lama.
Adapun beberapa faktor utama yang menyebabkan terbentuknya kapalan pada kaki dan tangan, seperti yang dijelaskan dalam lama Klikdokter berikut ini.
1. Penggunaan Alas Kaki dengan Ukuran yang Tidak Sesuai
Sepatu yang terlalu sempit atau hak tinggi dapat menciptakan tekanan berlebih pada bagian-bagian tertentu dari kaki. Di sisi lain, sepatu yang terlalu besar membuat kaki mudah bergeser dan menimbulkan gesekan yang lebih intens antara permukaan kulit dengan bagian dalam sepatu.
2. Kebiasaan Tidak Memakai Kaus Kaki
Menggunakan sepatu tanpa pelapis kaos kaki meningkatkan kontak langsung antara kulit telapak kaki dengan material sepatu, sehingga menciptakan friksi yang lebih kuat dan berpotensi menyebabkan penebalan kulit.
3. Aktivitas Bermain Alat Musik atau Instrumen Tertentu
Kapalan di area tangan sering terjadi akibat tekanan yang berulang-ulang saat memainkan alat musik seperti gitar atau biola, mengoperasikan peralatan yang memerlukan genggaman kuat, atau bahkan menulis dengan tekanan yang terlalu keras dalam durasi yang panjang.
4. Kelainan Bentuk atau Anatomi Tulang Kaki
Kondisi deformitas struktural pada tulang kaki dapat menyebabkan distribusi tekanan yang tidak merata saat berjalan atau berdiri, sehingga meningkatkan risiko terbentuknya kapalan pada titik-titik tertentu yang menerima beban lebih besar.
Cara Mengatasi Kapalan
Jika kamu memiliki kapalan di beberapa bagian dan merasa tidak nyaman atau mulai mengganggu, kamu dapat melakukan beberapa penangan medis. Pengobatan ini bisa dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional atau dilakukan secara mandiri di rumah. Untuk itu, Mayo Clinic memberikan beberapa penjelasan mengenai pengobatannya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
