Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 September 2025 | 01.52 WIB

Jika Seseorang Membanggakan 8 “Barang Status” Ini, Kemungkinan Besar Mereka Tidak Sekaya yang Anda Bayangkan

seseorang yang membanggakan barang status. (Freepik/freepik) - Image

seseorang yang membanggakan barang status. (Freepik/freepik)

JawaPos.com - Dalam kehidupan modern, status sosial sering kali diukur dari apa yang terlihat di permukaan.

Barang-barang bermerek, kendaraan mewah, atau gaya hidup glamor kerap dijadikan tolok ukur keberhasilan.

Namun psikologi sosial menunjukkan bahwa tidak semua yang berkilau mencerminkan kekayaan sejati. Ada perbedaan besar antara menjadi kaya dan terlihat kaya.

Faktanya, orang yang benar-benar mapan cenderung lebih tenang dalam gaya hidupnya.

Mereka jarang merasa perlu memamerkan apa yang mereka miliki, karena keamanan finansial membuat mereka tidak haus validasi eksternal.

Sebaliknya, mereka yang berusaha menonjolkan diri lewat “pembelian status” justru sering mengungkapkan kerentanan finansial yang tersembunyi.

Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (24/9), terdapat delapan jenis pembelian status yang, bila terlalu sering dibanggakan, bisa jadi tanda bahwa seseorang tidak sekaya yang Anda kira.

1. Mobil Mewah yang Belum Lunas

Tidak ada salahnya membeli mobil idaman, tetapi ketika seseorang terlalu bangga dengan mobil barunya padahal cicilannya menumpuk, itu bukan tanda kestabilan finansial, melainkan beban jangka panjang.

Orang kaya sejati biasanya membeli kendaraan dengan alasan fungsional, bukan semata gengsi.

2. Gadget Terbaru Setiap Tahun

Pamer selalu punya smartphone keluaran terbaru bisa terlihat mengesankan. Namun jika setiap rilis baru langsung diburu meski versi sebelumnya masih berfungsi baik, itu lebih menunjukkan pola konsumsi impulsif daripada kemampuan finansial yang sehat.

Kekayaan sejati sering kali ditandai dengan penggunaan barang sampai maksimal, bukan sekadar mengikuti tren.

3. Koleksi Barang Branded yang Menumpuk

Tas, sepatu, atau pakaian bermerek memang bisa meningkatkan rasa percaya diri. Tapi jika koleksi ini dijadikan bahan pamer utama, besar kemungkinan ada kebutuhan validasi sosial yang belum terpenuhi.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore