Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 September 2025 | 16.35 WIB

Menurut Psikologi, Ini Cara Praktis untuk Mengurangi Kecanduan Menonton Konten Dewasa

Ilustrasi. (Freepik)

JawaPos.com – Di era smartphone saat ini, konten eksplisit bisa muncul di mana saja, bahkan saat sedang scrolling feed. Bagi sebagian orang, kebiasaan menonton konten dewasa berawal dari rasa penasaran atau pelarian sementara, namun lama-kelamaan dapat berkembang menjadi ketergantungan. Dampaknya pun bisa langsung terasa dalam kehidupan sehari-hari.

Kabar baiknya, jika kamu mulai merasakan efek negatif dari kebiasaan tersebut dan ingin memulai hidup yang lebih sehat, psikologi menawarkan beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan.

Jika kamu sedang berusaha mencari cara untuk berhenti dari kebiasaan ini, berikut beberapa strategi sederhana yang bisa diterapkan secara konsisten agar lepas dari kecanduan konten dewasa, sebagaimana dilansir dari  YouTube psikologi populer Psych2go.

1. Kenali dan kurangi pemicu (triggers)

Dalam salah satu video kanal YouTube psikologi populer Psych2go, dijelaskan bahwa langkah pertama adalah kesadaran. Kenali hal-hal yang memicumu mengakses materi eksplisit tersebut. Dengan memahami polanya, kamu bisa mulai mengurangi paparan dengan menjauhi pemicu.

2. Terapkan “habit swap”

Alihkan dorongan untuk menonton konten dewasa ke aktivitas lain yang memberi kepuasan positif. Misalnya membaca selama 10 menit, membereskan rumah, bermain alat musik, atau olahraga ringan. Setiap kali keinginan itu muncul, lakukan kegiatan pengganti yang sederhana namun menyenangkan agar otak terbiasa membangun pola baru.

3. Batasi aksesnya

Gunakan aplikasi pemblokir situs konten dewasa atau atur parental control untuk menghindari akses. Selain itu, coba tantangan kecil, misalnya meletakkan ponsel di ruangan lain sebelum tidur agar tidak tergoda melakukan doom scrolling secara impulsif.

4. Carilah dukungan

Banyak orang lebih mudah meninggalkan kebiasaan buruk ketika mendapat dukungan. Ceritakan niatmu kepada sahabat atau orang yang dipercaya, lalu ajak mereka untuk mendukung perjalananmu.

5. Catat kemajuan dengan konsisten

Tuliskan jurnal singkat tentang usaha berhenti dari kebiasaan ini. Catat perasaan, godaan yang muncul, serta bagaimana kamu menanganinya. Dengan begitu, saat melihat perkembangan, rasa puas dan semangat untuk terus berubah akan semakin kuat.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore