Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 September 2025, 05.33 WIB

7 Teknik Sederhana Berkomunikasi dengan Kucing yang Terbukti Efektif Menumbuhkan Kedekatan Sejak Awal

Ilustrasi komunikasi sederhana membuat kucing lebih dekat dan nyaman (Freepik) - Image

Ilustrasi komunikasi sederhana membuat kucing lebih dekat dan nyaman (Freepik)

JawaPos.com – Ilmuwan menemukan cara sederhana agar kucing lebih terbuka pada manusia melalui komunikasi nonverbal. Pengetahuan ini penting karena dapat mempererat ikatan emosional sekaligus membuat kucing merasa lebih aman.

Kedipan lambat pada kucing adalah ekspresi wajah berupa penyempitan mata yang disertai gerakan menutup mata perlahan. Ekspresi ini menandakan rasa rileks sekaligus menjadi sinyal kepercayaan terhadap manusia.

Menurut Karen McComb, psikolog Universitas Sussex, hasil riset pada 2020 membuktikan kedipan lambat membuat kucing lebih sering mendekat dan menunjukkan rasa nyaman. Ia menekankan bahwa bahasa tubuh sederhana bisa membuka jalur komunikasi antara manusia dan hewan peliharaan.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 7 September 2025 Lengkap Seputar Karier, Hubungan, Keuangan, dan Kesehatan

Pemahaman mengenai teknik komunikasi dengan kucing penting agar interaksi lebih harmonis dan minim stres. Hal ini juga berkontribusi pada terciptanya lingkungan rumah yang menenangkan bagi kucing maupun manusia.

Berikut 7 teknik sederhana berkomunikasi dengan kucing yang terbukti efektif menumbuhkan kedekatan sejak awal dilansir dari laman Science Alert, Sabtu (6/9):

1. Praktikkan Kedipan Lambat

Kedipan lambat adalah kunci utama komunikasi positif dengan kucing. Saat dilakukan dengan konsisten, kucing akan menganggapnya sebagai tanda keramahan dan niat baik.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn 7 September 2025 Lengkap Seputar Karier, Hubungan, Keuangan, dan Kesehatan

Penelitian menunjukkan kucing lebih sering merespons positif ketika manusia melakukan kedipan lambat. Metode ini juga membantu menurunkan kecemasan kucing dalam situasi baru.


Cobalah menatap kucing sambil menyipitkan mata dan menutupnya secara perlahan selama 2 detik. Lakukan dalam kondisi tenang agar kucing membalas kedipan dengan cara serupa.

2. Hindari Tatapan Tajam

Tatapan tajam bisa dianggap ancaman oleh kucing. Hal ini membuat mereka menjauh dan enggan berinteraksi lebih jauh.

Dengan menjaga tatapan agar lebih lembut, kucing akan merasa aman. Kontak mata yang ramah memberi sinyal bahwa manusia tidak berbahaya.

Gunakan pandangan santai dan berkedip sesekali saat menatap wajah kucing. Duduklah sejajar dengan tubuh mereka agar tatapan terlihat lebih natural.

3. Gunakan Suara Tenang

Kucing lebih responsif terhadap nada suara lembut. Suara keras justru dapat memicu stres dan membuat mereka defensif.

Penelitian perilaku menunjukkan kucing lebih mudah didekati ketika manusia berbicara dengan nada rendah. Interaksi ini membentuk asosiasi positif antara suara dan rasa aman.

Gunakan kalimat singkat dengan intonasi stabil. Pastikan berbicara dengan jarak wajar tanpa perlu mendekat terlalu cepat.

4. Perhatikan Bahasa Tubuh

Bahasa tubuh sangat berpengaruh dalam komunikasi kucing. Gerakan tubuh yang terlalu cepat bisa dianggap ancaman.

Sebaliknya, sikap rileks dan terbuka membuat kucing lebih mudah percaya. Kucing cenderung membaca gerakan kecil seperti posisi tangan dan arah duduk.

Jaga postur tubuh tetap santai saat berada di dekat kucing. Hindari gerakan mendadak yang dapat mengejutkan mereka.

5. Berikan Sentuhan Bertahap

Sentuhan yang tepat memperkuat ikatan emosional dengan kucing. Namun, memaksakan sentuhan justru bisa menimbulkan penolakan.

Mulailah dari bagian tubuh yang disukai kucing seperti kepala atau dagu. Dengan cara ini, kucing merasa lebih dihargai dan bebas menentukan interaksi.

Biarkan kucing mendekat terlebih dahulu sebelum menyentuhnya. Gunakan gerakan lembut agar mereka semakin percaya.

6. Ciptakan Lingkungan Nyaman

Lingkungan tenang membantu komunikasi berjalan lebih efektif. Suara bising atau tempat sempit bisa membuat kucing tegang.

Ruang yang kondusif memungkinkan kucing lebih responsif terhadap bahasa tubuh manusia. Kehadiran lingkungan yang nyaman juga menumbuhkan rasa aman jangka panjang.

Pastikan kucing memiliki area pribadi seperti tempat tidur atau kotak bermain. Atur pencahayaan alami agar suasana lebih menenangkan.

7. Lakukan Interaksi Konsisten

Konsistensi penting untuk membangun kepercayaan. Kucing akan lebih terbiasa dengan pola komunikasi yang berulang.

Hal ini membantu mereka mengenali kebiasaan manusia dan merespons dengan cara serupa. Interaksi yang teratur membentuk ikatan emosional yang lebih kuat.

Luangkan waktu setiap hari untuk berbicara dan melakukan kedipan lambat. Gunakan rutinitas ini agar kucing merasa lebih dekat dan percaya.

Komunikasi sederhana dengan kucing bisa menciptakan ikatan emosional yang lebih kuat. Dengan teknik ini, hubungan akan terasa lebih harmonis sekaligus membuat kucing merasa aman.
Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore