Praktik mindfulness yang terbukti efektif membantu mencegah overthinking dan menjaga kesehatan mental
JawaPos.com – Dalam kehidupan modern yang serba cepat, masalah overthinking atau kebiasaan berpikir berlebihan menjadi tantangan serius bagi kesehatan mental. Fenomena ini membuat seseorang sulit fokus, mudah cemas, bahkan dapat berujung pada depresi jika tidak dikendalikan.
Salah satu metode yang banyak diteliti dan terbukti efektif dalam mencegah overthinking adalah mindfulness. Praktik ini menekankan pada kesadaran penuh terhadap momen saat ini tanpa menghakimi pikiran atau perasaan yang muncul.
Dikutip dari American Psychological Association (APA), mindfulness berperan dalam menurunkan tingkat stres, meningkatkan regulasi emosi, dan membantu individu mengelola pikiran berulang yang sering memicu kecemasan. “Meditasi berbasis mindfulness telah terbukti meningkatkan kualitas hidup dan mencegah pola pikir maladaptif,” tulis APA (apa.org, 2023).
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam National Center for Biotechnology Information (NCBI) juga menguatkan temuan tersebut. Hasil studi menunjukkan bahwa mindfulness membantu individu mengurangi kecenderungan menghindar dari pikiran negatif, sehingga mencegah lingkaran overthinking yang merugikan kesehatan mental.
Lalu, bagaimana sebenarnya mindfulness bekerja dalam pikiran kita? Mindfulness melibatkan pengamatan diri secara sadar terhadap napas, tubuh, dan emosi. Dengan cara ini, individu belajar untuk tidak terjebak pada pikiran masa lalu atau kekhawatiran masa depan.
Menurut penelitian yang diterbitkan oleh Jurnal Dinamika Sosial Sains, praktik mindfulness dapat menurunkan gejala kecemasan hingga 30 persen pada kelompok mahasiswa yang diteliti. Artinya, manfaatnya tidak hanya teoritis, tetapi juga nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: 4 Zodiak yang Perlu Belajar Mindfulness, Capricorn Perlu Mengurangi Overthinking Tentang Masa Depan
Mengapa overthinking berbahaya?
Overthinking membuat seseorang terjebak dalam pikiran berulang yang sulit dihentikan. Dalam jangka panjang, hal ini bisa menguras energi, menurunkan produktivitas, hingga menimbulkan masalah kesehatan fisik seperti sulit tidur dan tekanan darah tinggi.
Praktik mindfulness membantu memutus rantai ini. Dengan kesadaran penuh, seseorang belajar untuk menerima pikiran tanpa harus terbawa arus olehnya. “Alih-alih melawan pikiran, mindfulness mengajarkan kita untuk mengamatinya dengan tenang,” tulis Psychology Today dalam ulasan tentang mindfulness dan overthinking.
Bagaimana cara memulai mindfulness?
Menurut situs PositivePsychology.com, langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah latihan pernapasan selama lima menit setiap hari. Fokus pada tarikan dan hembusan napas dapat membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi aktivitas pikiran yang berlebihan.
Selain itu, mindfulness juga bisa diterapkan melalui aktivitas sehari-hari, seperti makan dengan perlahan, berjalan tanpa distraksi gawai, hingga menulis jurnal harian. Semua kegiatan ini mengarahkan pikiran pada saat ini, bukan pada kekhawatiran yang belum tentu terjadi.
Di Indonesia, sejumlah penelitian juga mendukung efektivitas mindfulness. Sebuah prosiding dari Universitas Negeri Semarang mencatat bahwa mahasiswa yang rutin melakukan latihan mindfulness menunjukkan penurunan signifikan dalam tingkat kecemasan akademik.
Siapa yang paling diuntungkan dari mindfulness?
Jawabannya: semua orang. Baik pelajar, pekerja, maupun orang tua bisa mengambil manfaat. Namun, mereka yang cenderung perfeksionis, mudah cemas, atau sering merasa tidak puas terhadap diri sendiri adalah kelompok yang paling membutuhkan mindfulness.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022