Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Agustus 2025 | 12.31 WIB

Hati-Hati, 7 Kebiasaan Ini Bisa Menjadikan Kesepian Sebagai Teman Abadi Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang kesepian. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang kesepian. (Freepik)

JawaPos.Com - Kesepian sering kali digambarkan sebagai ruang kosong di dalam hati, yang walau diisi dengan aktivitas, tetap terasa hampa. 

Banyak orang mengira kesepian hanya datang ketika kita kehilangan seseorang atau berada sendirian terlalu lama, padahal sering kali kesepian justru tumbuh dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang kita lakukan setiap hari. 

Kebiasaan ini bekerja diam-diam, tanpa kita sadari, hingga suatu saat kita menyadari bahwa rasa sepi itu sudah menjadi bagian dari hidup, bahkan ketika kita dikelilingi banyak orang. 

Psikologi telah mempelajari bagaimana pola perilaku tertentu dapat memelihara kesepian hingga bertahun-tahun, menjadikannya seperti sahabat yang tak pernah pergi.

Dilansir dari Geediting, inilah tujuh kebiasaan yang bisa mengikatmu pada kesepian tanpa jalan keluar.

1. Menjauh dari Orang Lain Tanpa Alasan yang Jelas

Kadang kita butuh waktu untuk sendiri, itu wajar. Namun, ketika kita mulai terbiasa menolak undangan berkumpul, tidak membalas pesan, atau selalu mencari alasan untuk menghindari interaksi, perlahan jarak antara kita dan orang lain akan semakin lebar. 

Awalnya mungkin terasa aman, karena kita terhindar dari percakapan yang melelahkan atau pertemuan yang canggung. 

Tapi, semakin lama, dinding yang kita bangun akan menjadi tembok tinggi yang sulit ditembus, bahkan oleh orang-orang yang benar-benar peduli. 

Psikologi menyebut perilaku ini sebagai social withdrawal, yang dalam jangka panjang bisa mengubah kesepian menjadi bagian permanen dari kehidupan.

2. Mengabaikan Diri Sendiri Hingga Merasa Tidak Layak Diperhatikan

Merawat diri bukan hanya soal penampilan, tetapi juga bagaimana kita menghargai diri sendiri. 

Saat kita mulai jarang mandi, malas berpakaian rapi, atau tidak peduli pada kesehatan, perlahan kita mengirim sinyal pada diri sendiri bahwa kita tidak layak diperhatikan. 

Orang lain pun secara tak sadar akan merespons sinyal itu dengan menjaga jarak. Padahal, perhatian pada diri adalah pondasi untuk membangun hubungan sehat dengan orang lain. 

Ketika kita mengabaikan diri sendiri, kita bukan hanya kehilangan rasa percaya diri, tetapi juga membuka pintu lebar bagi kesepian untuk tinggal.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore