Ilustrasi tetap bugar di usia senja dengan berjalan kaki ala Japanese walking. (Freepik).
JawaPos.com - Tren olahraga kini tak melulu soal gym atau latihan intens. Sebuah metode sederhana dari Jepang, yakni Japanese walking, kembali mencuri perhatian karena diklaim bisa memperpanjang usia hingga tujuh tahun.
Menariknya, metode ini hanya membutuhkan waktu 30 menit per hari.
Dilansir dari Fox News (27/7), Japanese walking adalah teknik berjalan kaki dengan pola interval, yaitu tiga menit jalan cepat lalu diikuti tiga menit jalan lambat, dilakukan berulang selama total 30 menit.
Metode ini sebenarnya sudah diteliti sejak beberapa dekade lalu oleh para ilmuwan Jepang.
Penelitian tersebut menemukan bahwa jalan kaki dengan intensitas sedang dan ritme bergantian dapat membantu melawan efek penuaan.
Beberapa manfaatnya termasuk menurunkan tekanan darah, menjaga kekuatan otot paha, dan mempertahankan kemampuan fisik seiring bertambahnya usia.
Dokter Alexa Mieses Malchuk, dokter layanan primer di Chapel Hill, North Carolina, menyebut metode ini lebih ringan dibanding high-intensity interval training (HIIT) yang dapat terlalu berat bagi sebagian orang, terutama yang daya tahan tubuhnya rendah atau gangguan mobilitas.
“Latihan seperti HIIT memang efektif, tetapi tidak semua orang mampu melakukannya. Japanese walking adalah alternatif yang aman, nyaman, dan lebih mudah diikuti,” ujar dr. Malchuk kepada Fox News.
Sementara itu, pakar kebugaran asal Miami, Jillian Michaels, menambahkan bahwa berjalan kaki selama 150 menit per minggu yang dapat dicapai dengan melakukan Japanese walking lima kali seminggu, berpotensi memperpanjang usia.
“Langkah kecil seperti itu dapat berdampak besar bagi kesehatan jangka panjang,” kata Michaels.
Latihan ini juga memiliki kesamaan dengan metode Zone 2 training yang melibatkan aktivitas fisik pada 60 persen hingga 70 persen detak jantung maksimal. Keduanya bertujuan menjaga kebugaran secara efisien dengan tekanan fisik yang minim.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
