Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Juli 2025 | 21.01 WIB

7 Tanda Anda Sedang Meremehkan Diri Sendiri Tanpa Sadar dan Cara Mengatasinya Secara Mental

Ilustrasi meremehkan diri sendiri (freepik) - Image

Ilustrasi meremehkan diri sendiri (freepik)

JawaPos.com - Dalam hidup, musuh terbesar sering kali bukan datang dari luar, melainkan dari dalam diri sendiri. 

Bukan kegagalan, bukan penolakan, bukan pula orang lain yang menjatuhkan. 

Tetapi bisikan batin yang halus namun menghancurkan: “Aku tidak cukup baik. Aku tidak sehebat mereka.” 

Yang menyedihkan, kita percaya pada suara itu selama bertahun-tahun, seakan itu adalah kebenaran mutlak.

Tanpa disadari, banyak dari kita tumbuh dengan luka yang tidak terlihat. 

Diajarkan untuk rendah hati, namun justru berubah menjadi rendah diri. 

Kita tidak berani menonjol, takut gagal, dan akhirnya menyembunyikan diri dari cahaya yang seharusnya menjadi milik kita. 

Kita berpura-pura baik-baik saja, padahal dalam diam, kita sedang kehilangan pijakan tentang siapa diri kita yang sesungguhnya.

Padahal, cara Anda memandang diri sendiri akan menentukan batas hidup yang Anda jalani. Pikiran adalah kekuatan, namun jika tidak dijaga, ia bisa menjadi penjara yang tidak terlihat. 

Dalam artikel ini, Anda akan diajak menyadari tujuh tanda bahwa Anda sedang meremehkan diri sendiri secara tidak sadar bukan untuk menghakimi, melainkan untuk menyembuhkan yang dirangkum dari kanal YouTube Kekuatan Stoik pada Rabu (23/07).

1. Sering Meminta Maaf Meski Tidak Bersalah

Jika Anda sering meminta maaf bahkan dalam situasi yang sebenarnya tidak salah, itu bisa menjadi sinyal luka batin tersembunyi. 

Permintaan maaf seperti ini sering kali bukan bentuk kesopanan, melainkan mekanisme pertahanan dari trauma lama takut ditolak, takut disalahkan, takut dianggap egois. 

Ini bukan tentang empati, tapi tentang ketakutan yang belum selesai Anda hadapi.

Dalam psikologi, ini dikenal sebagai fawning response, yaitu kebutuhan bawah sadar untuk menyenangkan orang lain agar merasa aman. 

Otak Anda telah belajar dari pengalaman masa lalu bahwa menyerah dan menyesuaikan diri lebih aman daripada menghadapi konflik. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore