Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Juli 2025 | 04.27 WIB

Eyelash Magnetik atau Lem: Mana yang Lebih Aman dan Tahan Lama, Stop Salah Pilih!

Ilustrasi pemakaian eyelash magnetik dan lem. (www.pexels.com) - Image

Ilustrasi pemakaian eyelash magnetik dan lem. (www.pexels.com)

JawaPos.com – Tren mempercantik mata dengan bulu mata palsu atau eyelash extension terus berkembang.

Eyelash extension dan bulu mata palsu semakin digemari sebagai pelengkap tampilan mata yang menjadi pilihan muda dalam mempercantik penampilan.

Dua metode yang kini populer adalah eyelash magnetik dan eyelash dengan lem. Keduanya menjanjikan hasil instan dan dramatis.

Namun, banyak yang bertanya, mana yang lebih aman, nyaman, dan tidak merusak bulu mata asli serta tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan mata?

Dalam dunia kecantikan modern, kenyamanan dan keamanan adalah dua hal yang tak bisa ditawar.

Sayangnya, banyak pengguna belum benar-benar memahami perbedaan efek samping dari kedua teknik ini.

Untuk menentukan pilihan yang tepat, penting memahami sisi medis dan efek jangka panjang dari penggunaannya.

  1. Eyelash magnetik, praktis tapi perlu hati-hati

Eyelash Magnetik menggunakan dua strip bulu mata dengan magnet kecil yang menjepit kelopak asli. Ada juga versi yang menempel pada eyeliner magnetik.

Kelebihan, tidak perlu lem sehingga mengurangi risiko iritasi bahan kimia, lebih mudah dilepas dan dipasang ulang, cocok untuk pemula, tidak meninggalkan residu di kelopak mata.

Menurut laporan Journal Dermatologic Therapy, penggunaan magnetik eyeliner secara rutin dapat menyebabkan iritasi kelopak mata dan blepharitis ringan jika tidak dibersihkan dengan benar.

Selain itu, jika pemasangan tidak presisi, magnet bisa menggesek folikel bulu mata dan membuat rontok.

  1. Eyelash dengan lem, lebih awet tapi butuh perhatian ekstra

Eyelash Lem atau lash glue, mengandalkan perekat khusus untuk menempelkan bulu mata palsu ke kelopak.

Jenis ini menggunakan adhesive khusus (lem bulu mata) untuk menempelkan strip ke garis bulu mata. Umumnya memberikan tampilan yang lebih menyatu dan tahan lama.

Kelebihan, tampilannya lebih natural jika dipasang dengan teknik yang tepat, lebih tahan terhadap angin dan aktivitas ringan seperti berkeringat.

American Academy of Dermatology, memperingatkan bahwa lem eyelash bisa mengandung formaldehyde, zat yang berpotensi menyebabkan reaksi alergi, gatal, mata merah, hingga kerontokan bulu mata. Reaksi bisa lebih parah pada pemilik kulit sensitif atau pemakai rutin.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore