Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Juni 2025 | 13.50 WIB

5 Langkah Mengatasi Patah Hati ala Seni Kintsugi, Apa Itu? Simak!

Ilustrasi orang yang patah hati. (Dok. our-team/freepik) - Image

Ilustrasi orang yang patah hati. (Dok. our-team/freepik)

JawaPos.com - Dalam seni kintsugi dari Jepang, tembikar yang retak tidak disembunyikan, melainkan diperbaiki menggunakan emas atau logam mulia lainnya.

Alih-alih menutupi kerusakan, seniman justru menonjolkan retakan itu sebagai bagian indah dari sejarah benda tersebut. Filosofi ini mengajarkan kita satu hal penting: luka tak harus disembunyikan, ia bisa menjadi bagian dari keindahan kita.

Begitu pula dengan patah hati. Kita punya pilihan: terus melihatnya sebagai luka, atau mengolahnya menjadi karya seni dalam perjalanan hidup kita.

Dilansir dari kanal Youtube Jay Shetty, jika kamu sedang mengalami patah hati, berikut lima langkah yang bisa membantu kamu melewati masa sulit ini dengan lembut dan penuh harapan ala seni kintsugi.

  1. Tulis Masalah di Jurnal, Bukan Diputar di Kepala

Daripada mengulang-ulang kenangan dan rasa sakit di kepala seperti kaset rusak, salurkan perasaanmu ke dalam tulisan.

Menulis jurnal bukan sekadar mencatat peristiwa, tapi juga memberi jarak dan perspektif. Dengan menuliskannya, kamu mulai mengurai kekacauan di dalam, satu kata demi satu rasa.

  1. Bergerak, Rasakan Tubuhmu

Saat sedih, tubuh sering ikut memikul beban, dada terasa sesak, napas pendek, dan tubuh berat.

Olahraga, sekecil apa pun, bisa jadi awal pemulihan. Endorfin yang dilepaskan saat bergerak dapat meningkatkan suasana hati, membantumu tidur lebih nyenyak, dan membuat realitas tak terasa segelap sebelumnya.

Tak perlu langsung lari marathon, cukup bangun, pakai sepatu, dan berjalanlah ke tempat yang kamu suka.

  1. Alihkan Fokus ke Rasa Syukur

Ketika hati hancur, yang terlihat hanya luka. Tapi perlahan, kamu bisa melatih diri untuk melihat hal lain, hal-hal kecil yang masih utuh, atau bahkan indah. Cobalah tulis tiga hal yang kamu syukuri. Jangan asal sebut, berikan detailnya.

Siapa orang yang membuatmu merasa dicintai? Pengalaman apa yang memberi makna dalam hidupmu? Semakin sering kamu melakukannya, semakin terasa bahwa hidup ini tetap punya warna.

  1. Pilih Nada yang Mengangkatmu

Sering kali, kita justru memutar lagu sedih saat sedang terluka, dan itu tidak salah. Tapi kalau kamu ingin bangkit, gantilah musikmu.

Dengarkan lagu-lagu yang membuatmu merasa kuat, berdaya, dan hidup kembali. Biarkan musik menjadi teman seperjalanan menuju penyembuhan, bukan sekadar pelipur lara.

  1. Lepaskan Mereka—dan Semua Kemungkinan yang Tak Jadi Nyata

Yang paling sulit dari patah hati bukan sekadar kehilangan seseorang, tapi melepaskan semua kemungkinan yang pernah kita proyeksikan padanya.

Rencana, harapan, “bagaimana jika”, semua itu tidak pernah menjadi kenyataan. Dan tak mengapa. Saat kamu terus memegang masa lalu, kamu kehilangan masa kini. Saatnya melepaskan... agar masa depan bisa masuk.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore