Ilustrasi wawancara kerja (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Banyak pelamar kerja yang gagal setelah tahap wawancara. Faktor penyebabnya pun bermacam-macam, salah satunya adalah tidak sengaja melontarkan kalimat terlarang yang bisa membuat pelamar tidak lolos seleksi.
Tak bisa dipungkiri, wawancara kerja menjadi momen krusial yang bisa menentukan langkah karier seseorang. Oleh karena itu, perlu persiapan matang untuk menghadapinya.
Tidak hanya persiapan materi, Anda juga perlu mempelajari cara berkomunikasi yang tepat. Jangan sampai Anda gagal hanya karena memberikan jawaban yang tidak tepat. Sebab, ini bisa menimbulkan kesan negatif dan mengurangi peluang Anda untuk lolos.
Dirangkum dari laman Parade.com, inilah lima kalimat terlarang yang harus Anda hindari saat wawancara kerja.
1. "Anda Bisa Lihat di CV Saya"
Perusahaan memang tertarik setelah melihat pengalaman yang Anda cantumkan di dalam CV (curriculum vitae). Namun, perlu diketahui bahwa tujuan wawancara kerja adalah untuk mengidentifikasi lebih lanjut bagaimana pembawaan dan karakteristik diri Anda.
Sebagus apapun CV yang Anda buat, itu tak lebih dari sekadar cuplikan singkat keahlian Anda. Oleh karena itu, Anda perlu memberikan lebih banyak konteks dan menunjukkan seberapa antusias Anda dalam wawancara kerja.
Sebagai gantinya, Anda bisa mengatakan ini:
"Seperti yang sudah tertera di CV, saya ingin menyoroti pengalaman saya di…" (jadikan momen ini untuk menceritakan lebih detil hal-hal yang sudah Anda tulis).
2. "Saya Resign karena Terlalu Toxic"
Seburuk apapun tempat kerja Anda sebelumnya, sebaiknya jangan sampai membicarakannya dalam wawancara kerja di tempat baru.
Wawancara kerja hanya memberikan pandangan singkat mengenai gambaran dari pengalaman Anda. Dengan waktu terbatas, Anda sebaiknya tidak menghabiskannya untuk membicarakan keburukan tempat kerja Anda sebelumnya.
Alih-alih menyoroti keburukan, Anda bisa menggantinya dengan kalimat yang positif sebagai berikut:

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
