
Ilustrasi bohemian style/freepik
JawaPos.com - Mudah dikenali gara-gara gaya berpakaian bisa sangat menguntungkan. Gaya pribadi bukan hanya soal penampilan, tetapi adalah cara untuk menunjukkan siapa diri kita tanpa harus banyak berbicara.
Banyak individu yang sudah menemukan gaya khas dalam berpakaian, kemudian menjadi inspirasi bagi banyak orang. Biasanya mereka memiliki kemampuan unik dalam memadupadankan outfit yang keren dan mengandung unsur estetik.
Menemukan gaya berpakaian yang “my own style”, atau gaya pribadi dalam berpakaian bisa susah-susah gampang. Ada saatnya anda lebih suka mengikuti tren dan ada pula anda kembali ke gaya yang paling nyaman dan cocok untuk diri sendiri.
Sebaliknya, jika belum tahu gaya pribadi dalam berpakaian, bisa jadi merepotkan. Kita cenderung asal-asalan mengikuti tren dan berakhir koleksi baju yang menumpuk, akhirnya kita kembali mengeluh “nggak punya baju”.
Sebenarnya bukan soal jumlah pakaian di lemari anda, tetapi karena anda merasa kurang pede dengan pakaian tersebut. Entah karena tidak sesuai dengan karakter asli atau baju tersebut tidak nyaman dipakai.
Oleh karena itu, agar anda lebih bijak dalam berbelanja dan menghindari perilaku konsumtif, anda perlu memahami gaya pribadi anda. Mengutip dari laman theeverygirl.com berikut 10 tips yang bisa membantu anda menemukan style yang benar-benar cocok dan mencerminkan diri sendiri.
Meluangkan waktu untuk melihat pakaian
Anda bisa menggunakan hari libur untuk jalan-jalan ke toko baju. Tidak perlu membeli, luangkan waktu satu hari hanya untuk melihat-lihat. Pastikan apa yang menarik perhatian anda tanpa memikirkan tren sesaat. Catat pakaian yang berpotensi cocok dengan karakter anda lalu pikirkan lagi di rumah. Anda juga bisa mencoba pakaian sewa untuk menguji style yang cocok untuk anda, tanpa harus langsung membeli.
Mencari inspirasi lewat internet
Anda bisa mencari inspirasi outfit melalui internet atau sosial media untuk menemukan gaya yang paling pas untuk anda. Pin atau tandai tema outfit yang benar-benar anda suka. Jika anda sudah mulai melihat pola, misalnya kemungkinan anda menyukai warna netral, atau mungkin anda menyukai gaya tertentu karena idola anda juga memakainya. Fokus saja dengan apa yang anda suka, tidak perlu memperhatikan bentuk tubuh.
Rajin membersihkan lemari
Perasaan “aku nggak punya baju”, seringkali muncul karena lemari anda penuh dengan pakaian yang tidak pas, tidak anda suka, atau hanya tren sesaat. Anda bisa mulai membersihkannya dan menyumbangkan pakaian yang sudah tidak anda pakai lagi. Thrifting dan membeli di aplikasi preloved juga bisa membantu anda mendapatkan pakaian dengan harga yang bersahabat.
Keluar dari zona nyaman
Cobalah untuk keluar dari zona nyaman dan jangan takut bereksperimen. Fashion adalah sesuatu yang menyenangkan. Contohnya anda yang biasanya memakai pakaian netral, anda bisa mencoba celana motif. Atau bagi yang menyukai baggy jeans, cobalah untuk mencari celana slim fit.
Mengevaluasi pakaian sehari-hari
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
