Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 April 2025 | 21.07 WIB

4 Ciri Psikologis Orang yang Mudah Cemas dan Gugup Setelah Minum Kopi

ilustrasi orang introvert yang cemas. (freepik) - Image

ilustrasi orang introvert yang cemas. (freepik)

JawaPos.com - Kopi memang punya sisi unik. Bagi sebagian orang, minuman ini jadi andalan untuk memulai hari dengan semangat dan fokus. Tapi bagi yang lain, kopi justru memicu kecemasan dan kegelisahan.

Semua itu ternyata berkaitan dengan kepribadian dan kondisi psikologis masing-masing. Tidak semua orang bereaksi sama terhadap kafein.

Ada orang yang bisa minum empat cangkir kopi dan tetap tenang, sementara yang lain sudah merasa deg-degan hanya karena menghirup aromanya.

Nah, kalau kamu termasuk yang jantungnya langsung berdebar setelah minum kopi, atau penasaran kenapa kopi bisa bikin gelisah, yuk simak penjelasan ini lebih lanjut, dikutip dari Geediting, Kamis (24/4).

1. Peka Terhadap Stimulan

Kopi adalah stimulan—itu sudah bukan rahasia lagi. Buat banyak orang, kandungan kafein di dalam kopi bisa memberi dorongan energi yang dibutuhkan untuk memulai hari. Namun, tidak semua tubuh bereaksi serupa. Ada juga yang malah jadi gelisah dan cemas setelah minum kopi.

Hal ini biasanya terjadi karena seseorang memiliki sensitivitas tinggi terhadap kafein. Ini bukan sesuatu yang aneh, kok. Ada faktor genetik yang membuat sebagian orang memetabolisme kafein lebih lambat.

Akibatnya, detak jantung meningkat, tangan gemetar, dan muncul perasaan tidak nyaman.

Bukan berarti kamu harus langsung berhenti minum kopi. Tapi mungkin ada baiknya mempertimbangkan untuk mengurangi porsinya, atau beralih ke kopi yang kadar kafeinnya lebih rendah.

Kuncinya adalah mengenali sinyal tubuhmu dan menyesuaikan diri.

2. Suka Berpikir Terlalu Banyak

Pernah nggak kamu terjaga di malam hari karena pikiranmu terus berputar? Kalau iya, dan kamu juga punya kebiasaan ngopi malam-malam, bisa jadi ada hubungannya.

Orang yang cenderung overthinking atau terlalu banyak menganalisis biasanya juga lebih mudah merasa cemas.

Nah, ketika kafein masuk ke tubuh dan menstimulasi sistem saraf pusat, otak jadi makin aktif. Untuk orang yang sudah suka berpikir terlalu dalam, ini bisa memperparah kondisi. Alih-alih jadi lebih fokus, yang ada malah terseret dalam pusaran pikiran tanpa ujung.

Mengurangi kopi—terutama menjelang malam—bisa jadi solusi sederhana tapi efektif. Kamu tetap bisa menikmati kopi, asal tahu batasnya dan kapan waktu yang tepat.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore