Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 April 2025 | 16.32 WIB

Kata Ahli, Kebanyakan Punya 7 Jenis Barang dan Perabotan Ini Akan Membuat Rumah Anda Susah Dirapikan

Ilustrasi rumah yang tampak penuh (Pixabay) - Image

Ilustrasi rumah yang tampak penuh (Pixabay)

JawaPos.com – Jika Anda sedang ingin bersih-bersih dan merapikan rumah, menyingkirkan barang duplikat merupakan salah satu teknik paling mudah diterapkan.

Tetapi pendekatan ini bisa jadi membuat Anda semakin bingung, karena Anda tidak tahu kapan harus membutuhkan cadangan.

Mengutip dari The Spruce (21/4), pemilik dan CEO Getting It Done Organizing Jenny Dietsch serta direktor kreatif Jane’s Addiction Organization Stephanie Greenberg memberikan tujuh saran barang yang bisa disingkirkan terlebih dahulu untuk memulai:

Botol minum dan termos

“Anda tidak perlu memiliki setiap botol minum yang sedang tren,” ujar Jenny Dietsch.

Perhatikan siapa saja anggota keluarga yang benar-benar menggunakannya dan singkirkan botol yang tidak pernah dipakai. Sebagai acuan, setiap anggota keluarga mungkin hanya butuh satu botol berukuran 1 sampai 1,5 liter.

Alat tulis

Area kerja rumahan, meskipun biasanya mempunyai banyak ruang penyimpanan, seringkali menjadi pusatnya suasana berantakan.

“Tumpukan peralatan kantor seperti folder dan binder akan membuat Anda terlihat rapi, namun sebenarnya tetap banyak barang-barang kecil yang menjadikannya sesak,” kata Stephanie Greenberg.

Hanya beli kotak atau folder ketika perlu saja daripada membeli tempat penyimpanan kosong sekedar untuk jaga-jaga.

Tas tote dan kaos gratisan

Jika lemari terasa penuh, Dietsch menyarankan untuk memperhatikan kaos dan tote bag Anda; ini karena dua barang tersebut banyak dijadikan sebagai merchandise gratisan dan oleh-oleh. Banyak klien yang tidak menyadari berapa banyak yang mereka kumpulkan.

“Pakaian yang sebenarnya tidak diperlukan ini selain memenuhi lemari juga membuat berantakan, dan berakhir ke toko barang bekas. Ini buruk bagi rumah dan juga lingkungan.”

Perlengkapan mandi dan obat-obatan

Kabinet kamar mandi juga sering menjadi area bermasalah, dan Greenberg berkata sampo, vitamin serta obat yang dijual bebas menjadi pelaku utamanya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore