Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Maret 2025 | 15.50 WIB

Jumlah Pengguna Meningkat Drastis dan Ciptakan Ratusan Ribu Lapangan Kerja, Industri Rokok Elektrik Harus Hadirkan Ekosistem yang Sehat

Ilustrasi vape atau rokok elektrik. Pixabay - Image

Ilustrasi vape atau rokok elektrik. Pixabay

JawaPos.com - Dalam satu dekade terakhir, industri rokok elektrik di Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan. Berdasarkan Global Adult Tobacco Survey (GATS) 2021, jumlah pengguna rokok elektrik meningkat dari 480 ribu orang pada 2011 menjadi 6,6 juta orang pada 2021.

Selain itu, menurut Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), sektor ini telah menciptakan lebih dari 150.000 hingga 200.000 lapangan kerja langsung pada tahun 2023, mencakup sektor manufaktur, distribusi, dan ritel.

Hal ini jelas menjadi motivasi bagi para pebisnis rokok elektrik untuk terus melebarkan sayap mereka di industri ini. “Kami ingin industri ini berkembang dengan standar yang lebih tinggi, baik dari segi kualitas produk maupun kepatuhan terhadap regulasi," ujar Harold Hutabarat selaku Commercial Director di PT Delta Sukses Teknologi dalam keterangan tertulisnya.

Harold pun menegaskan pentingnya regulasi dan edukasi dalam perkembangan industri rokok elektrik. Bagaimanapun, seiring dengan pesatnya perkembangan industri, ada tanggung jawab yang harus diemban oleh para pelaku industri.

“Kami percaya bahwa regulasi yang jelas dan edukasi kepada konsumen adalah kunci untuk menciptakan ekosistem yang lebih baik,” ungkap Harold.

Hal ini disampaikan Harold di sela-sela penyerahan hadiah kepada para pemenang Kompetisi Menulis Kreatif bertema Perkembangan Rokok Elektrik di Indonesia, belum lama ini. Kegiatan ini menjadi bentuk ajakan dari PT Delta Sukses Teknologi kepada jurnalis dan penulis muda untuk mengeksplorasi perspektif kreatif serta analitis mengenai regulasi dan inovasi teknologi dalam industri rokok elektrik di Indonesia. 

“Kami sangat gembira menerima berbagai tulisan artikel dari puluhan jurnalis muda yang sangat
bersemangat mengikuti kompetisi ini sehingga membuka sudut pandang lain dalam pemberitaan
rokok elektrik di Indonesia,” tambah Harold.

Dengan visi menjadi penyedia teknologi e-cigarette terdepan, Harold menjelaskan, pihaknya terus berupaya menciptakan ekosistem industri yang lebih bertanggung jawab melalui inovasi produk, kepatuhan terhadap regulasi, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kami melihat permintaan terhadap produk rokok elektrik terus meningkat. Meski baru satu tahun
beroperasi, kami mencatat pertumbuhan distribusi yang pesat, baik melalui jaringan ritel maupun
e-commerce. Ke depan, kami ingin memperkuat kehadiran di pasar dan memastikan akses yang
lebih luas bagi konsumen di berbagai wilayah Indonesia. Namun yang lebih penting bagi kami adalah memastikan bahwa setiap inovasi yang kami hadirkan bukan hanya sekadar mengikuti tren, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi konsumen,” tutup Harold.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore