Tanda-tanda awal berakhirnya suatu hubungan tidak dapat diperbaiki lagi dan sudah waktunya untuk pergi (freepik)
JawaPos.com - Setiap hubungan memiliki pasang surutnya. Namun, ada saatnya ketika hal buruk mulai lebih banyak daripada hal baik, dan tidak peduli seberapa keras Anda mencoba, keadaan tidak membaik.
Faktanya, beberapa hubungan mencapai titik kritis yang tidak dapat diperbaiki. Dan mengenali tanda-tanda tersebut sejak dini dapat menyelamatkan Anda dari membuang-buang waktu untuk sesuatu yang sudah tidak dapat diperbaiki lagi.
Meninggalkan sesuatu memang tidak mudah, tetapi terkadang itu adalah pilihan yang paling sehat.
Dilansir dari
geediting.com, Minggu (2/3), berikut ini beberapa tanda yang jelas bahwa mungkin sudah saatnya untuk melepaskan dan melanjutkan hidup.
1. Anda merasa lebih terkuras daripada puas
Hubungan yang sehat seharusnya mendatangkan kegembiraan, dukungan, dan rasa kebersamaan. Namun, jika hubungan tersebut mulai terasa seperti sumber stres, frustrasi, atau kelelahan yang terus-menerus, itu pertanda buruk.
Jika setiap interaksi terasa seperti pertarungan, atau jika Anda selalu berhati-hati untuk menghindari konflik, mungkin sudah waktunya untuk mundur dan bertanya pada diri sendiri apakah hubungan ini masih bermanfaat bagi Anda.
Jika masa-masa sulit jauh lebih banyak daripada masa-masa menyenangkan, itu bisa jadi pertanda bahwa segalanya telah mencapai titik puncaknya.
2. Anda terus menerus bertengkar dalam hal yang sama
Bila hubungan menjadi lingkaran masalah yang tak terselesaikan, itu pertanda ada sesuatu yang lebih dalam yang rusak.
Dan jika kedua orang tidak benar-benar bersedia, atau tidak mampu untuk membuat perubahan nyata, maka mungkin sudah waktunya untuk menerima bahwa keadaan tidak akan membaik.
3. Anda tidak lagi merasa aman menjadi diri sendiri
Dalam hubungan yang kuat, Anda harus merasa nyaman mengekspresikan pikiran, perasaan, dan pendapat tanpa takut dihakimi atau dibalas.
Namun, saat Anda mulai menyensor diri sendiri, menghindari topik tertentu, atau berpura-pura menjadi orang lain hanya untuk menjaga kedamaian, itu adalah tanda peringatan yang serius.
Psikolog menemukan bahwa keamanan emosional merupakan salah satu faktor terpenting dalam hubungan yang sehat. Tanpa itu, kepercayaan akan terkikis, komunikasi terputus, dan kebencian pun muncul.
Bila Anda merasa harus terus-menerus menjaga ucapan atau tindakan untuk menghindari konflik, ini mungkin berarti hubungan Anda bukan lagi tempat yang aman, dan itu adalah sesuatu yang tidak seharusnya dialami oleh siapa pun.
4. Anda satu-satunya yang berusaha
Suatu hubungan membutuhkan usaha dari kedua belah pihak. Jika Anda satu-satunya yang meminta maaf, berkompromi, atau mencoba memperbaiki keadaan, Anda mungkin merasa bahwa Anda menanggung semua beban sendirian.
Tidak peduli seberapa besar cinta yang Anda miliki untuk seseorang, Anda tidak dapat memperbaiki hubungan sendirian.
Jika pasangan Anda tidak melakukan upaya yang sama, baik melalui komunikasi, dukungan emosional, atau sekadar menunjukkan kepedulian, itu pertanda bahwa mereka mungkin sudah tidak peduli lagi.
5. Cinta tak lagi terasa sama
Cinta tidak selalu berupa kembang api dan gerakan-gerakan besar, cinta berubah seiring waktu, semakin dalam dalam beberapa hal dan mereda dalam hal lain.
Namun, ketika cinta mulai terasa jauh, dipaksakan, atau lebih seperti kenangan daripada kenyataan, cinta sulit untuk diabaikan.
Ada sesuatu yang memilukan saat melihat orang yang dulu tidak dapat Anda bayangkan hidup tanpanya dan menyadari bahwa hubungan itu tidak ada lagi.
Mungkin percakapan terasa hampa, kasih sayang telah memudar, atau upaya untuk membuat satu sama lain bahagia telah hilang.
6. Anda merasa lebih kesepian bersamanya dibandingkan tanpanya
Ada jenis kesepian tertentu yang muncul karena bersama seseorang yang tidak lagi melihat, mendengar, atau memahami Anda. Itu adalah perasaan duduk di sebelahnya tetapi masih merasa terpisah bermil-mil jauhnya.
Percakapan berubah menjadi obrolan ringan, keheningan menjadi lebih nyaman daripada berbicara, dan hubungan yang dulunya terasa mudah kini terasa seperti pekerjaan.
Anda mulai menyadari bahwa Anda merasa lebih damai saat mereka tidak ada, bahwa menyendiri tidak terlalu sepi daripada berada dalam hubungan yang tidak lagi membuat Anda merasa dicintai.
Tidak seorang pun pantas merasa sendirian dalam suatu hubungan. Jika kehadiran mereka terasa seperti ketidakhadiran, mungkin sudah saatnya untuk meninggalkannya.
7. Kalian tidak bisa membayangkan masa depan bersama lagi
Pada awalnya, mudah untuk membayangkan kehidupan bersama, membuat rencana, bermimpi tentang masa depan, dan merasa gembira tentang apa yang akan terjadi.
Namun sekarang, ketika Anda memikirkan tahun-tahun mendatang, masa depan tampaknya tidak lagi tercakup di dalamnya.
Mungkin Anda menghindari membicarakan rencana jangka panjang, atau saat membicarakannya, terasa dipaksakan.
Gagasan untuk menua bersama tidak mendatangkan kenyamanan, tetapi ketidakpastian atau bahkan ketakutan. Jauh di lubuk hati, Anda tahu ada sesuatu yang hilang, sesuatu yang membuat Anda sulit percaya bahwa dialah orang yang ditakdirkan untuk menghabiskan hidup bersama Anda.
Ketika masa depan tidak lagi menyertakan mereka dengan cara yang dirasa benar, seringkali itu merupakan tanda bahwa hubungan tersebut sudah mulai memudar.
8. Anda telah kehilangan diri Anda sendiri dalam hubungan tersebut
Suatu hubungan seharusnya menambah kehidupan Anda, bukan menghilangkan jati diri Anda. Namun, saat Anda bercermin dan tidak lagi mengenali diri Anda sendiri, saat impian, minat, dan kebahagiaan Anda telah dikesampingkan hanya demi menjaga kedamaian atau membuatnya bahagia, itulah tanda bahwa ada sesuatu yang salah.
Anda tidak harus mengecilkan diri agar sesuai dengan dunia orang lain. Jika bersama mereka membuat Anda lupa siapa diri Anda, mungkin sudah saatnya untuk menjauh dan menemukan jalan kembali ke diri Anda sendiri.
***