
Ilustrasi seorang laki-laki yang kesepian karena sudah lama tak merasa bahagia. (Rawpixel.com/Freepik).
JawaPos.com – Sebagai makhluk sosial, setiap manusia tentunya membutuhkan orang lain untuk saling mendukung dan bercerita. Pastinya, tidak ada seorang pun yang ingin merasa kesepian dalam hidupnya.
Meski begitu, munculnya stereotip yang menuntut agar laki-laki harus selalu tangguh membuat mereka lebih rentan menerima respons negatif ketika ingin mengekspresikan diri, terutama ketika mengakui rasa kesepian.
Pria yang mengalami rasa kesepian akan malu mengakuinya, sehingga itu hanya menambah perasaan sakit yang timbul akibat kesepian.
Adapun seperti dilansir dari The Sense Hub, simak beberapa alasan yang mendasari mengapa laki-laki gampang merasa kesepian seiring bertambahnya usia.
1. Lebih memprioritaskan pekerjaan
Bagi banyak laki-laki, karier mereka menjadi pusat perhatian untuk sebagian besar hidup mereka. Sehingga, mereka sering kali mengobarkan hubungan atau koneksi sosial untuk memprioritaskan pekerjaan.
Pada masa pensiun, kurangnya jejaring sosial akan menjadi sangat jelas dan membuat laki-laki lebih mudah merasa kesepian karena terisolasi.
2. Sulit mencari teman baru ketika dewasa
Menjalin pertemanan dengan orang baru saat dewasa bisa terasa canggung atau mengintimidasi, terutama bagi laki-laki yang tidak terbiasa memulai koneksi.
Tanpa kesempatan sosial alami yang berasal dari sekolah atau pekerjaan, banyak laki-laki yang merasa lebih sulit untuk membangun hubungan baru tanpa ada ketertarikan atau minat yang sama.
3. Hubungan pertemanan tidak berdasarkan koneksi emosional
Banyak laki-laki yang lebih terikat melalui aktivitas rutin, seperti olahraga, hobi, atau pekerjaan daripada hubungan emosional yang mendalam.
Meskipun ikatan ini bisa bermakna, tetapi juga bisa memudar ketika aktivitas tidak lagi menjadi bagian dari rutinitas mereka, seperti setelah pensiun atau keterbatasan fisik karena penyakit.
4. Lingkaran sosial yang makin lama melemah
Perubahan kehidupan, seperti pindah rumah, perjalanan karier, atau kehilangan orang yang disayangi, secara alami bisa mengecilkan lingkaran sosial.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
