Orang berkembang pesat meski di lingkungan kacau dan stres menurut psikologi./Freepik.
JawaPos.com – Lingkungan yang penuh tekanan dan ketidakpastian sering kali membuat banyak orang merasa terjebak dan sulit berkembang.
Namun, dalam psikologi, ada individu yang tetap mampu tumbuh dan mencapai potensi terbaiknya meskipun dikelilingi oleh kekacauan dan stres.
Mereka memiliki pola pikir, kebiasaan, serta mekanisme pertahanan diri yang kuat, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh kondisi negatif di sekitar mereka.
Kemampuan untuk tetap fokus, beradaptasi, dan terus maju menjadi faktor utama yang membuat mereka berbeda.
Dilansir dari geediting.com pada Kamis (20/2), diterangkan bahwa terdapat delapan ciri orang yang tetap dapat berkembang pesat meski di lingkungan kacau dan stres menurut psikologi.
Mereka yang sukses di tengah tekanan umumnya melihat perubahan sebagai peluang, bukan beban. Alih-alih menganggap tantangan baru sebagai hal negatif, mereka justru mempertanyakan apa yang bisa mereka pelajari dari situasi tersebut.
Mereka tidak melawan realitas, tetapi menemukan cara untuk menyesuaikan diri dengan keadaan. Hal ini tidak berarti mereka tidak merasakan kecemasan atau tekanan, mereka hanya lebih cepat beralih fokus ketika badai datang.
Orang yang unggul dalam situasi kacau sering menjalankan prinsip “tetap tenang dan lanjutkan”. Alih-alih meledak-ledak atau hancur, mereka mengakui emosi mereka dan menemukan cara sehat untuk menanganinya.
Baca Juga: Selain Lihat Mobil Baru Pengunjung IIMS Bisa Ikut RC Contest, dan Kompetisi Simulator Balap
Keterampilan regulasi emosi ini memungkinkan mereka berpikir lebih jernih dan membuat keputusan lebih baik di tengah situasi menekan. Regulasi emosi bukan berarti menekan perasaan, melainkan menyalurkan lonjakan adrenalin atau ledakan frustrasi menjadi sesuatu yang konstruktif.
Orang-orang yang mampu menavigasi masa-masa bergejolak dengan baik biasanya tidak melakukannya sendirian. Mereka memiliki teman, keluarga, rekan kerja, atau anggota komunitas yang bisa mereka andalkan untuk bimbingan dan dukungan.
Penelitian dari Studi Perkembangan Dewasa Harvard menunjukkan bahwa memiliki hubungan yang kuat merupakan faktor kunci dalam kesehatan dan kesejahteraan, terutama di bawah tekanan. Yang penting adalah memiliki setidaknya beberapa orang yang bisa dihubungi ketika keadaan menjadi sulit.
Orang yang mengelola stres secara efektif sering menemukan cara untuk mencairkan suasana. Menurut beberapa psikolog, tertawa memicu pelepasan hormon yang membuat perasaan baik seperti endorfin, yang membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati secara keseluruhan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
