Ilustrasi dejavu yang menandakan seseorang sedang mengikuti takdir. (pexels/ Jordan Benton)
JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa seperti sudah pernah mengalami suatu kejadian, padahal kenyataannya baru pertama kali mengalaminya? Sensasi aneh namun familiar ini dikenal sebagai dejavu.
Dejavu adalah pengalaman yang cukup umum terjadi. Diperkirakan bahwa sekitar 97% orang pernah mengalami setidaknya satu kali dalam hidupnya, dan lebih dari dua pertiga orang merasakannya secara berkala.
Dejavu seolah memberikan secercah ingatan tentang masa lalu yang samar, menciptakan perasaan deja vu yang kuat namun sulit dijelaskan.
Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis sebagai Hadiah Ulang Tahun dari Negara, Simak Begini Cara Mendapatkannya
Apa sebenarnya dejavu itu? Mengapa kita bisa mengalaminya? Mari simak penjelasan ini lebih lanjut, dikutip dari Very Well Mind, Rabu (5/2).
Fenomena Dejavu
Fenomena ini pertama kali dikemukakan oleh filsuf kuno, St. Augustine, pada tahun 400 M dengan istilah false memoriae (memori palsu).
Istilah déjà vu pertama kali diperkenalkan oleh filsuf Prancis, Émile Boirac, pada 1890 dan mulai digunakan dalam ranah medis oleh neurolog F.L. Arnaud.
Penelitian awal mengindikasikan bahwa déjà vu dapat menjadi petunjuk dalam mendiagnosis epilepsi, tetapi penelitian terbaru menunjukkan bahwa fenomena ini mungkin lebih berkaitan dengan persepsi dan memori daripada gangguan neurologis.
Bagaimana Dejavu Terjadi?
Dejavu diyakini terjadi karena adanya tabrakan antara dua jalur kesadaran yang berbeda, yaitu pengenalan situasi yang sedang dialami dan perasaan bahwa ini adalah ingatan yang salah.
Dengan kata lain, otak kita mengalami suatu situasi yang terasa familiar, tetapi kita sadar bahwa kita sebenarnya belum pernah mengalaminya sebelumnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
