Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Februari 2025 | 00.54 WIB

8 Ciri Orang Tua yang Membesarkan Anaknya Dengan Sedikit Kasih Sayang atau Perhatian

Ilustrasi orang tua dan anak sedang bermain (freepik) - Image

Ilustrasi orang tua dan anak sedang bermain (freepik)

JawaPos.com - Menjadi orang tua adalah tugas besar yang penuh tanggung jawab. Namun, tidak semua orang tua mampu memberikan kasih sayang dan perhatian yang cukup kepada anak mereka.

Tanpa disadari, pola asuh yang dingin dan kurang afeksi dapat meninggalkan luka batin yang membekas hingga dewasa.

Anak yang tumbuh tanpa perhatian emosional yang memadai sering kali mengalami kesulitan dalam membangun hubungan, merasa kurang percaya diri, dan memiliki kecemasan yang mendalam.

Beberapa orang tua mungkin tidak menyadari bahwa sikap mereka kurang mendukung perkembangan emosional anak.

Oleh karena itu, penting untuk memahami tanda-tanda orang tua yang kurang memberikan kasih sayang agar kita bisa mencegah dampak buruknya.

Dilansir dari laman Geediting, Selasa (04/2), berikut adalah delapan ciri orang tua yang membesarkan anak dengan sedikit kasih sayang atau perhatian:

1. Tidak Terhubung Secara Emosional

Orang tua yang tidak hadir secara emosional bukan berarti mereka selalu absen secara fisik. Mereka mungkin ada di rumah setiap hari, tetapi tidak benar-benar terlibat dalam kehidupan anak mereka. Mereka sulit memahami emosi anak, bahkan sering mengabaikan atau meremehkannya. Akibatnya, anak merasa tidak dihargai dan mengalami kesulitan dalam mengekspresikan emosinya.

2. Kurang Sentuhan Fisik

Pelukan, ciuman, atau sekadar tepukan di bahu adalah bentuk ekspresi kasih sayang yang sangat penting bagi anak. Orang tua yang jarang atau bahkan tidak pernah memberikan sentuhan fisik dapat membuat anak merasa terabaikan. Sentuhan memiliki peran besar dalam membangun kedekatan emosional, dan ketiadaannya dapat membuat anak tumbuh dengan perasaan tidak dicintai.

3. Pola Asuh yang Tidak Konsisten

Beberapa orang tua memiliki sikap yang berubah-ubah—kadang terlalu cuek, tapi di lain waktu bisa sangat keras. Ketidakkonsistenan ini menciptakan lingkungan yang penuh ketidakpastian bagi anak. Mereka menjadi takut mengambil keputusan dan merasa tidak aman dalam menjalani kehidupan karena tidak tahu apa yang akan mereka hadapi dari orang tua mereka.

4. Tidak Tertarik dengan Aktivitas Anak

Orang tua yang tidak hadir secara emosional sering kali tidak peduli dengan apa yang dilakukan anak mereka. Mereka jarang bertanya tentang hari-hari anak, tidak pernah datang ke acara sekolah, dan tidak menunjukkan minat terhadap hobi atau pencapaian anak. Akibatnya, anak merasa bahwa apa yang mereka lakukan tidak berharga dan kehilangan motivasi untuk berkembang.

5. Mengabaikan Kebutuhan Emosional Anak

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore