Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Februari 2025 | 02.34 WIB

Apa Itu Micro Retirement yang Dilakukan Gen Z? Pahami Dampak Positif dan Negatifnya

Ilustrasi Micro Retirement yang dilakukan gen Z. (Pexels) - Image

Ilustrasi Micro Retirement yang dilakukan gen Z. (Pexels)

JawaPos.com–Mungkin tidak banyak yang mengenal micro retirement, tapi kegiatan ini cukup populer di kalangan gen Z. Sebenarnya apa arti dari istilah tersebut dan apakah sama dengan definisi pensiun pada umumnya?

Jika pensiun dilakukan pada usia sangat matang dan memang sudah saatnya berhenti dari dunia pekerjaan, lain halnya micro retirement. Mengutip dari laman People, ini merupakan keputusan seseorang mengambil jeda panjang dari pekerjaan atau mirip dengan career break.

Kalangan gen Z berpikir bahwa micro retirement atau pensiun mikro ini bermanfaat bagi kesehatan mental. Menurut Guy Thornton, pendiri Practice Aptitude Test langkah tersebut diambil karena mereka ingin memprioritaskan kesehatan mental, kepuasan pribadi, dan pengalaman.

Dilansir dari Forbes, gen Z mulai menormalisasikan keseimbangan antara pekerjaan dan kesejahteraan hidup. Untuk itu, mereka tak hanya fokus pada karier saja, melainkan juga diri sendiri.

Satu pertanyaan yang mungkin terbesit di kepala Anda, apakah mengambil jeda panjang dari dunia pekerjaan untuk beristirahat di saat masih dalam usia produktif benar-benar memiliki manfaat positif?

Dampak Positif Micro Retirement

Selama beristirahat dalam kurun waktu cukup lama, psikolog Dr. Christopher Fisher membenarkan adanya dampak positif micro retirement. Antara lain, individu dapat kembali pada komitmen yang mereka miliki sehingga timbul fokus baru dan juga energi yang bisa membuatnya merasa lebih produktif di kemudian hari.

Selain itu, micro retirement adalah cara seseorang mengurangi kelelahan dan kesempatan untuk beristirahat sebelum kembali berhadapan dengan tantangan dunia kerja atau sebagainya. Sejalan pada pendapat tersebut, Paul J. Mccarthy III pendiri firma penasihat investasi Kisco Capital mengatakan, apabila pensiun mikro dimanfaatkan dengan baik, memungkinkan seseorang membangun keahlian baru, sehingga dapat menjadi nilai jual dan ditawarkan kesempatan karir baru di masa mendatang.

Dampak Negatif Micro Retirement

Dalam pertumbuhan karir secara profesional, konsistensi dan sikap yang terstruktur dianggap sebagai fondasi dasar. Apabila mengambil libur sangat panjang dari urusan pekerjaan, dikhawatirkan seseorang dapat kehilangan motivasi dan juga kesempatan berharga.

Terlebih jika masih dalam rentang usia dua puluhan, yang mana ini adalah momen individu membangun karier pada bidang yang digeluti. Pada saat rekan-rekan pekerjaan meluangkan waktu mereka untuk berusaha keras dalam pekerjaan, kemampuan mereka bisa jadi bakal melampaui seseorang yang memutuskan istirahat lama alias mengambil jeda panjang.

Keputusan untuk melakukan micro retirement ada di tangan masing-masing individu. Pertimbangkan matang-matang dan pastikan tidak membuang waktu berharga hanya untuk bersantai tanpa membawa manfaat apapun.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore